kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45903,96   14,17   1.59%
  • EMAS1.333.000 0,45%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kristalina Georgieva Kembali Terpilih Jadi Direktur Pelaksana IMF untuk Periode Kedua


Sabtu, 13 April 2024 / 05:55 WIB
Kristalina Georgieva Kembali Terpilih Jadi Direktur Pelaksana IMF untuk Periode Kedua
ILUSTRASI. IMF kembali memilih Kristalina Georgieva untuk menjabat sebagai direktur pelaksana untuk masa jabatan lima tahun kedua MEDIA CENTER KTT ASEAN 2023/M Agung Rajasa/pras.


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Dewan eksekutif International Monetary Fund atau Dana Moneter Internasional (IMF) kembali memilih ekonom Bulgaria Kristalina Georgieva untuk menjabat sebagai direktur pelaksana untuk masa jabatan lima tahun kedua, mulai 1 Oktober tahun ini.

“Dewan memuji kepemimpinan Nona Georgieva yang kuat dan gesit selama masa jabatannya, dalam menghadapi serangkaian guncangan global yang besar,” kata IMF dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters Sabtu (13/4). 

Georgieva adalah satu-satunya kandidat untuk posisi jabatan itu.

Para menteri keuangan Uni Eropa bulan lalu mendukung Georgieva untuk masa jabatan kedua sebagai pemimpin lembaga pemberi pinjaman (lender of last resort) tersebut, yang secara virtual menjamin persetujuannya. 

Baca Juga: Ingin Tingkatkan Akuntabilitas, Bank Dunia Gunakan Indikator Penilaian Baru

Secara tradisional, negara-negara Eropa merekomendasikan direktur pelaksana IMF dan Amerika Serikat merekomendasikan kepala Bank Dunia.

Georgieva mengatakan dia berterima kasih kepada dewan dan merasa terhormat terpilih untuk masa jabatan kedua, dan mengatakan dia berharap untuk terus bekerja dengan staf luar biasa IMF.

“Dalam beberapa tahun terakhir, IMF telah membantu negara-negara anggota kami untuk mengatasi guncangan yang terjadi secara berturut-turut, termasuk pandemi, perang dan konflik, serta krisis biaya hidup,” katanya. 

"Dan konflik, serta transisi digital, sejalan dengan semakin pentingnya hal tersebut bagi stabilitas makroekonomi dan keuangan, pertumbuhan dan lapangan kerja."

Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan dia berharap dapat bekerja sama dengan Georgieva untuk memperkuat dukungan IMF terhadap negara-negara berpenghasilan rendah dan mendukung keanggotaan yang lebih luas melalui program pinjaman IMF yang dirancang dengan baik.

“IMF memainkan peran penting dan unik dalam sistem moneter internasional. Melalui saran kebijakan, pinjaman, dan peningkatan kapasitas, IMF membantu negara-negara memulihkan stabilitas makroekonomi dan memperkuat prospek pertumbuhan,” ujarnya.

Georgieva adalah perempuan kedua yang memimpin IMF. Ia merupakan direktur pelaksana IMF yang ke-12 sejak didirikan pada tahun 1944.

Georgieva yang menyebut dirinya sebagai seorang optimis abadi telah memimpin lembaga pemberi pinjaman tersebut melewati guncangan besar terhadap perekonomian global, mulai dari merebaknya pandemi Covid-19 hanya beberapa bulan setelah ia menjabat hingga invasi Rusia ke Ukraina pada bulan Februari 2022.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Diramal Tumbuh Sekitar 5% di 2024, Manufaktur Jadi Penopang Utama

Dia menuai kritik dari dalam dan luar IMF sejak awal atas dorongannya untuk memasukkan perubahan iklim sebagai faktor dalam laporan pengawasan terhadap perekonomian negara-negara anggota dan fokusnya pada pasar negara berkembang dan negara berkembang.

Dia berperan penting dalam mengamankan pinjaman besar untuk Ukraina, mengawasi perubahan program pinjaman besar-besaran Argentina dan bekerja terus-menerus untuk membantu China melakukan restrukturisasi utang negara.

Dia juga selamat dari tantangan pribadi pada tahun 2021 ketika dewan eksekutif IMF menyatakan kepercayaan penuhnya padanya setelah meninjau tuduhan bahwa dia menekan staf untuk mengubah data agar menguntungkan China saat bekerja di Bank Dunia.




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×