kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Kualitas hidup di 56 kota dunia, berikut posisi Jakarta


Selasa, 31 Desember 2019 / 19:35 WIB
ILUSTRASI. Rangkaian Kereta LRT Velodrome saat melintas dijalur rel terpadu, Jakarta Timur, Minggu (1/12/2019).


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Deutsche Bank melakukan riset lima tahunan untuk mengetahui kualitas hidup di puluhan kota dari seluruh negara dunia.

Mengutip dbresearch.com, riset Deutsche Bank berjudul Mapping The World's Prices 2019 menjadikan 56 kota besar sebagai objek yang diamati, termasuk Ibu Kota Indonesia, Jakarta.

Lalu, ada di posisi berapakah Jakarta? Sebelum ke sana, simak dulu indikator penelitian Deutsche Bank.

Untuk menentukan tingkat kualitas hidup di sebuah kota, penelitian Deutsche Bank menggunakan sejumlah indikator. Yakni, daya beli konsumen, tingkat kriminalitas dan keamanan, ketersediaan layanan kesehatan, biaya hidup, keterjangkauan perumahan, kemacetan lalu lintas, polusi, dan iklim.

Baca Juga: Bank Dunia menyarankan pemerintah perkuat jaminan perlindungan sosial

Adapun data yang Deutsche Bank olah berasal dari harga yang dipasang di internet dan dari sumber sekunder. Untuk memastikan harga tersebut bisa dibandingkan dengan kota-kota dari berbagai negara, Deutsche Bank menggunakan harga barang atau jasa standar atau yang paling mendekati itu. 

Setelah itu, harga-harga tersebut diseragamkan dengan cara dikonversikan ke dolar Amerika Serikat. Jika semua harga sudah diseragamkan, maka pemeringkatan akan lebih mudah dilakukan.

Karena data yang digunakan sangat banyak, hasil dari penelitian Deutsche Bank mungkin masih menyisakan masalah kualitas dan konsistensi.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×