kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kuwait berduka! Veteran pembela persatuan Arab Emir Sheikh Sabah meninggal di Amerika


Rabu, 30 September 2020 / 04:00 WIB
Kuwait berduka! Veteran pembela persatuan Arab Emir Sheikh Sabah meninggal di Amerika


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - KUWAIT. Kuwait tengah berduka. Emir Kuwait Sheikh Sabah al-Ahmad al-Sabah meninggal dunia pada Selasa (29/9/2020) dalam usia 91 tahun. Emir Sheikh Sabah dikenal oleh banyak orang Arab Teluk sebagai operator diplomatik yang cerdas dan pejuang kemanusiaan.

Melansir Reuters, terkait kematian sang emir, kabinet mengumumkan saudaranya dan penerus Putra Mahkota Sheikh Nawaf al-Ahmad al-Sabah sebagai penguasa baru. Pengumuman itu dibacakan dalam sebuah pernyataan resmi di televisi pemerintah. Juru bicara parlemen menuliskan tweet bahwa Sheikh Nawaf, 83 tahun, akan dilantik pada Rabu (30/9/2020).

Sheikh Sabah telah memerintah negaa produsen minyak kaya itu sejak 2006, dan mengarahkan kebijakan luar negerinya selama lebih dari 50 tahun.

“Dengan hati yang dipenuhi dengan rasa sakit dan kesedihan untuk orang-orang Kuwait, dunia Islam dan Arab dan negara-negara di dunia, dan dengan keyakinan pada kehendak Tuhan, kabinet berduka ... Sheikh Sabah al-Ahmad al-Jaber al-Sabah eninggal di Amerika Serikat pada hari Selasa," kata pernyataan itu seperti yang dikutip Reuters.

Baca Juga: Hari ini dalam sejarah: Perang Irak-Iran pecah, jadi perang terlama di era modern

Emir telah berada di rumah sakit di AS sejak Juli 2020 setelah menjalani operasi di Kuwait bulan itu.

Bendera dikibarkan setengah tiang di Kuwait, yang mengumumkan 40 hari berkabung. "Selamat tinggal, Emir of Humanity," demikian tulisan yang tertera pada spanduk besar di jalan dekat Bursa Efek Kuwait. Kuwait Towers, tengara tepi laut yang biasanya menyala di malam hari, menjadi gelap.

Ucapan pemimpin dunia

Ucapan belasungkawa mengalir dari para pemimpin Arab dan beberapa negara di kawasan itu mengumumkan periode berkabung.

Sheikh Sabah berusaha untuk menyeimbangkan hubungan dengan tetangga Kuwait yang lebih besar - menjalin hubungan dekat dengan Arab Saudi, membangun kembali hubungan dengan bekas penjajah Irak dan menjaga dialog terbuka dengan Iran.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×