Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata
KONTAN.CO.ID - ESPOO. Nokia melaporkan kenaikan laba operasional kuartalan yang lebih besar dari perkiraan, Kamis (23/4/2026). Laba operasional kuartalan perusahaan asal Finlandia ini melonjak 54% menjadi € 281 juta, sekitar Rp 5,67 triliun, pada kuartal pertama 2026. Angka tersebut di atas konsensus proyeksi analis yang disurvei Infront, yakni € 250 juta.
Produsen peralatan telekomunikasi Finlandia ini terus melihat permintaan tinggi dari pelanggan akal imitasi dan komputasi awan. Nokia mencatatkan pesanan senilai € 1 miliar euro di periode tersebut.
Penjualan bersih yang sebanding pada kuartal tersebut mencapai € 4,5 miliar, sesuai konsensus proyeksi analis. Grup yang berbasis di Espoo, Finlandia ini mengatakan penjualan bersih dari pelanggan AI dan cloud meningkat 49%.
Baca Juga: Laba SK Hynix Melonjak 5 Kali Lipat, Tembus Rekor Berkat Booming AI
Penjualan Nokia telah melonjak dalam beberapa kuartal terakhir berkat permintaan tinggi untuk pusat data akal imitasi yang dibangun hyperscaler. Ini sebutan penyedia layanan komputasi awan besar yang bergantung pada kabel serat optik.
Nokia, yang dulu dikenal karena bisnis telepon seluler dan kemudian karena memproduksi peralatan 5G, kini menjadi salah satu produsen sistem transportasi optik terkemuka di dunia. Ini terjadi setelah perusahaan ini mengakuisisi Infinera yang berbasis di AS.













