kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Laba operasional perusahaan Warren Buffett, Berkshire Hathaway, tertekan pandemi


Sabtu, 07 November 2020 / 21:01 WIB
Laba operasional perusahaan Warren Buffett, Berkshire Hathaway, tertekan pandemi
ILUSTRASI. Berkshire Hathaway Chairman Warren Buffett walks through the exhibit hall as shareholders gather to hear from the billionaire investor at Berkshire Hathaway Inc's annual shareholder meeting in Omaha, Nebraska, U.S., May 4, 2019. REUTERS/Scott Morgan 


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Perusahaan Warren Buffett,  Berkshire Hathaway Inc pada hari Sabtu (7/11) melaporkan kinerja kuartal III 2020 yang kurang menggembirakan. Dalam laporannya, Berkshire membukukan laba operasional yang lebih rendah karena terdampak pandemi.

Kondisi ini diperkirakan akan membebani beberapa bisnis Berkshire. Padahal kenaikan kinerja Apple Inch mendorong kenaikan laba bersih Berkshire sebagai salah satu pemegang saham pada kuartal III.

Laba operasional Berkshire tercatat turun 32% menjadi US$ 5,48 miliar bila dibandingkan dari periode yang sama tahun 2019 yang mencatat laba US$ 8,07 miliar.

Baca Juga: Warren Buffett sebut kebiasaan baik ini akan bawa Anda menuju sukses besar

Kendati demikian, Berkshire membukukan kenaikan laba bersih sebesar 82% menjadi US$ 30,14 miliar atau sebesar US$ 18.994 per saham kelas A dari sebelumnya US$ 16,52 miliar atau US$ 10,119 per saham pada periode sama tahun lalu.

Perusahaan yang berbasis di Nebraska ini juga melaporkan telah melakukan buy back terhadap sahamnya senilai US$ 9 miliar pada kuartal III 2020. Pembelian ini merupakan rekor pembelian kembali saham. Dengan demikian Berkshire telah melakukan buy back saham sebesar US$ 16 miliar tahun ini saja.

Kendati demikian, harga saham Berkshire masih tertinggal dari kenaikan Standard & Poor's 500 untuk dua tahun berturut-turut meskipun berkinerja lebih baik pada periode Juli-September 2020.

Selanjutnya: Jeff Bezos manfaatkan kenaikan bursa saham AS dengan melepas saham-saham Amazon




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×