kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Politikus Oposisi Venezuela Juan Pablo Guanipa Diculik Usai Bebas dari Penjara


Senin, 09 Februari 2026 / 12:50 WIB
Politikus Oposisi Venezuela Juan Pablo Guanipa Diculik Usai Bebas dari Penjara
Politisi oposisi Venezuela, Jesus Armas dan Juan Pablo Guanipa, (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - CARACAS. Politikus oposisi Venezuela, Juan Pablo Guanipa, dilaporkan diculik di Caracas hanya beberapa jam setelah dibebaskan dari penjara. 

Kabar ini disampaikan pemimpin oposisi Maria Corina Machado pada Minggu (8/2/2026).

Machado mengatakan penculikan terjadi sekitar tengah malam. Sekelompok pria bersenjata berat yang mengenakan pakaian sipil datang menggunakan empat kendaraan dan membawa Guanipa secara paksa. 

Informasi tersebut ia sampaikan melalui akun media sosial X.

Baca Juga: Trump Bertemu Pempimpin Oposisi Venezuela Machado

Guanipa sebelumnya ditangkap pada Mei lalu setelah berbulan-bulan bersembunyi. Ia dituduh terlibat dalam rencana terorisme oleh pemerintah.

Putra Guanipa, Ramon Guanipa, dalam sebuah video di media sosial menyebut peristiwa itu sebagai penyergapan. 

Menurutnya, sekitar 10 pria bersenjata yang tidak diketahui identitasnya membawa ayahnya tepat sebelum tengah malam waktu setempat.

“Ayah saya kembali diculik,” ujar Ramon.

Beberapa jam sebelum kejadian, Guanipa sempat mengunggah sejumlah video usai keluar dari penjara. 

Dalam video tersebut, ia berbicara di hadapan wartawan dan para pendukungnya, menyerukan pembebasan tahanan politik lainnya serta menyebut pemerintahan saat ini tidak sah.

Baca Juga: Trump Rencanakan Pertemuan dengan Pemimpin Oposisi Venezuela Pekan Depan

Situasi politik Venezuela sendiri masih bergejolak. Amerika Serikat disebut telah menangkap dan menggulingkan Presiden Nicolas Maduro bulan lalu, sehingga wakil presiden Delcy Rodriguez ditunjuk sebagai presiden sementara.

Selama bertahun-tahun, oposisi dan kelompok pembela HAM menuding pemerintah sosialis Venezuela menggunakan penahanan sebagai alat untuk membungkam perbedaan pendapat.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Venezuela belum memberikan tanggapan resmi terkait hilangnya Guanipa setelah pembebasannya dari penjara.

Selanjutnya: BEI Suspensi Saham ELPI Dua Kali! Manajemen Buka Suara

Menarik Dibaca: Mothercare Gandeng Klamby dan KAMI Luncurkan Koleksi Ramadan




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×