Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Langkah pemerintah AS untuk mendukung asuransi tanker sebenarnya bukan hal baru. Saat konflik Iran–Irak pada 1980-an, Washington pernah mengubah bendera kapal tanker dan memberikan pengawalan militer setelah perusahaan asuransi swasta menarik perlindungan mereka.
Setelah serangan Serangan 11 September 2001, pemerintah AS juga mengeluarkan kebijakan serupa untuk menjaga kelancaran perdagangan global di tengah meningkatnya premi risiko perang.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Senin (2/3) mengatakan bahwa pemerintah telah memiliki program khusus untuk menahan lonjakan harga energi, yang akan dijalankan oleh Menteri Energi dan Menteri Keuangan.
Tonton: Pemerintah Terapkan Diskon Tarif di 29 Ruas Tol Sebesar 30%, Ini Daftarnya!
“Mulai besok Anda akan melihat kami menjalankan beberapa tahap kebijakan untuk meredam dampaknya,” kata Rubio, tanpa merinci langkah yang dimaksud.
Pemerintah AS selama ini juga masih berhati-hati untuk menggunakan cadangan minyak strategis nasional. Namun para pejabat disebut dapat segera memberi sinyal bahwa cadangan tersebut siap dilepas ke pasar jika harga minyak terus melonjak.













