kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Langkah Cepat Kamala Harris Menuju Gedung Putih, Ini Alasan Mengapa Ia Gagal


Rabu, 06 November 2024 / 22:26 WIB
Wakil Presiden Kamala Harris menghadapi tantangan besar dalam kampanyenya menuju Gedung Putih, ia gagal dapat dukungan kalangan pekerja.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Meskipun kampanye Harris berusaha menangkis serangan ini, mereka kesulitan menyampaikan pesan yang meyakinkan kepada pemilih tentang bagaimana kebijakannya akan membantu kelas menengah.

Menurut jajak pendapat nasional oleh Edison Research, mayoritas pemilih lebih mempercayai Trump dalam menangani ekonomi. Sebanyak 51% pemilih menyatakan kepercayaan kepada Trump, sementara hanya 47% yang mendukung Harris. 

Pemilih yang memprioritaskan ekonomi, sebanyak 31%, cenderung memilih Trump dengan selisih suara yang signifikan.

Baca Juga: Fox News Proyeksikan Donald Trump Memenangkan Pemilihan Presiden AS 2024

Meskipun Harris mencoba menggerakkan pemilih dengan isu-isu seperti hak aborsi dan kebijakan ekonomi, pesannya tidak berhasil menembus kekhawatiran utama pemilih tentang inflasi dan harga yang tinggi. 

"Kampanye Harris tidak menjelaskan dengan baik bagaimana kebijakannya akan membantu kelas menengah," kata Melissa Deckman, ilmuwan politik dari Public Religion Research Institute. 

Pada akhirnya, ekonomi terbukti menjadi faktor penentu dalam kekalahan Harris, dengan sebagian besar pemilih lebih mempercayai Trump untuk memulihkan kondisi ekonomi Amerika.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×