kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.085   5,00   0,03%
  • IDX 5.414   25,85   0,48%
  • KOMPAS100 701   4,73   0,68%
  • LQ45 547   2,65   0,49%
  • ISSI 185   1,72   0,94%
  • IDX30 306   1,26   0,41%
  • IDXHIDIV20 402   2,16   0,54%
  • IDX80 81   0,50   0,62%
  • IDXV30 112   1,13   1,02%
  • IDXQ30 102   0,48   0,47%

Laporan lembaga think tank Australia: China hancurkan ribuan masjid di Xinjiang


Jumat, 25 September 2020 / 15:21 WIB
ILUSTRASI. Petugas keamanan berdiri di gerbang yang secara resmi dikenal sebagai pusat pendidikan keterampilan kejuruan di Kabupaten Huocheng di Daerah Otonomi Uighur, Xinjiang, China, 3 September 2018.


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

Investigasi AFP tahun lalu menemukan puluhan kuburan telah dihancurkan di wilayah tersebut, meninggalkan sisa-sisa kerangka manusia dan batu bata dari makam yang rusak tersebar di seluruh negeri.

Tapi, China bersikeras, penduduk Xinjiang menikmati kebebasan beragama sepenuhnya.

Mengutip Channel News Asia, Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan pekan lalu, ada sekitar 24.000 masjid di Xinjiang, jumlah yang "lebih tinggi dibanding banyak negara Muslim".

Laporan pada Jumat (26/9) muncul sehari setelah ASPI menyatakan telah mengidentifikasi jaringan pusat penahanan di wilayah itu, jauh lebih besar dari perkiraan sebelumnya.

China menyebutkan, jaringan kamp di Xinjiang adalah pusat pelatihan kejuruan, yang diperlukan untuk melawan kemiskinan dan anti-ekstremisme. Dan, Wang bilang, penelitian ASPI di pusat-pusat pelatihan itu "sangat dipertanyakan".

Selanjutnya: Lagi, AS blokir produk China yang dibuat lewat kerja paksa di Xinjiang




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×