kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.632   79,00   0,45%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Laporkan 594 kasus baru, infeksi virus corona di Korea Selatan nyaris tembus 3.000


Sabtu, 29 Februari 2020 / 10:02 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang yang memakai masker menunggu dalam antrean untuk membeli masker saat hujan di depan sebuah department store di Seoul, Korea Selatan, 28 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Korea Selatan melaporkan 594 kasus baru virus corona pada Sabtu (29/2), peningkatan harian terbesar sejak infeksi pertama terkonfirmasi pada 20 Januari, menjadikan totoal kasus menjadi 2.931.

Dari kasus-kasus baru itu, menlansir Reuters, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) menyebutkan, sebanyak 476 berasal dari Kota Daegu, di mana sebuah gereja yang jadi pusat wabah berada.

Sementara jumlah kematian akibat Covid-19 masih sama dengan hari sebelumnya, 16 orang. Korea Selatan mengalami wabah terbesar dari negara mana pun di luar China, yang telah mencatat lebih dari 2.800 kematian dan 79.000 infeksi.

Baca Juga: Kim Jong Un: Virus corona masuk, ada konsekuensi serius bagi pejabat Korea Utara

Sementara Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memperingatkan para pejabat tinggi partai tentang "konsekuensi serius" dari kegagalan mencegah wabah virus corona baru di negaranya

Negara miskin, dengan sistem perawatan kesehatan yang lemah dan tidak lengkap, ini sudah menutup perbatasan mereka untuk mencegah penyebaran virus corona baru ke wilayahnya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×