kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.855   53,00   0,32%
  • IDX 8.259   -31,80   -0,38%
  • KOMPAS100 1.167   -4,58   -0,39%
  • LQ45 838   -3,64   -0,43%
  • ISSI 296   -0,02   -0,01%
  • IDX30 436   0,03   0,01%
  • IDXHIDIV20 522   1,58   0,30%
  • IDX80 130   -0,48   -0,37%
  • IDXV30 144   1,00   0,70%
  • IDXQ30 141   0,06   0,04%

Latihan militer gabungan anti-terorisme yang dipimpin China resmi dimulai


Selasa, 07 September 2021 / 13:14 WIB
Latihan militer gabungan anti-terorisme yang dipimpin China resmi dimulai
ILUSTRASI. Prajurit Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) menembakkan sebuah mortir saat latihan militer di Provinsi Anhui, China, Sabtu (22/5/2021).


Sumber: Global Times | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Kementerian Pertahanan China juga mengumumkan pada akhir Agustus, China akan mengirim lebih dari 550 tentara bersama dengan 130 kendaraan, sebagian besar berasal dari Komando Teater Utara PLA.

Latihan ini masih berkaitan dengan upaya anti-terorisme dan diselenggarakan bersama dengan Peace Mission-2021, kelompok negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO).

Kantor berita Xinhua pada 27 Agustus lalu melaporkan, China, Rusia, Kazakhstan, Tajikistan, Kirgistan, India, Pakistan dan Uzbekistan akan mengirim total sekitar 4.000 tentara ke latihan tersebut.

Latihan oleh SCO ini kabarnya akan mencakup banyak poin pelatihan, termasuk pengintaian dan pemantauan, serangan senjata, blokade dan kontrol periferal, penumpasan sarang teroris, pengepungan dan pemusnahan teroris, dan perlawanan terhadap serangan pesawat tak berawak.

Selanjutnya: Cari cara hadapi China, partai berkuasa Jepang dan Taiwan bertemu




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×