kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.325
  • EMAS681.000 0,89%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Lebih dari 100 orang meninggal pada kecelakaan pesawat di Kuba

Sabtu, 19 Mei 2018 / 06:51 WIB

Lebih dari 100 orang meninggal pada kecelakaan pesawat di Kuba
ILUSTRASI.

KONTAN.CO.ID - HAVANA. Lebih dari 100 orang meninggal dalam kecelakaan pesawat Boeing 737 di Kuba, Jumat (18/5). Hanya tiga korban luka berat yang dibawa ke rumahsakit.

Pesawat domestik yang terbang ke Holguin di Kuba timur jatuh sesaat setelah lepas landas di havana pada pukul 11.00 waktu setempat. Media Kuba yang dikutip Reuters menyebut, ada 104-105 penumpang, termasuk lima anak, dan sembilan awak pesawat.


"Kita harus memperkirakan bahwa kabar ini buruk, karena ada banyak korban," kata Presiden Miguel Diaz-Canel dalam pernyataan.

Saat ini, api akibat kecelakaan pesawat telah padam. Otoritas telah mengidentifikasi korban. Belum ada kabar penyebab jatuhnya pesawat ini. Diaz-Canel mengatakan, otoritas masih menyelidiki penyebab kecelakaan.

Pesawat yang jatuh, Boeing 737-201 merupakan pesawat produksi tahun 1979 dan disewa oleh perusahaan maskapai Cubana dari perusahaan Meksiko, Damojh. Artinya, umur pesawat ini jauh lebih tua jika dibandingkan dengan rata-rata pesawat yang aktif.

Puing-puing pesawat dengan penerbangan nomor CU972 ini berada di sekitar 20 kilometer selatan Havana. Pesawat ini sedianya akan menuju Holguin yang merupakan tujuan wisata populer. "Kami mendengar ledakan, lalu melihat asap tebal membubung," kata Gilberto Menendez, pemilik restoran di Boyeros yang dekat dengan lokasi jatuhnya pesawat.

Carlos Alberto Martinez, Direktur Calixto Garcia, satu rumahsakit di Havana mengatakan, empat korban dibawa ke rumahsakit ini. Satu orang meninggal dan tiga lainnya dalam kondisi serius. Ketiga korban ini perempuan.

Departemen Transportasi Meksiko mengungkapkan, ketika lepas landas, pesawat tampaknya menghadapi masalah dan jatuh. Menurut pakar penerbangan, investigasi kecelakaan pesawat memakan waktu berbulan-bulan dan biasanya disebabkan oleh berbagai faktor.


Sumber : Reuters
Editor: Wahyu Rahmawati
Video Pilihan

Tag
TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0486 || diagnostic_web = 0.2839

Close [X]
×