kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.900   18,00   0,10%
  • IDX 6.309   -64,41   -1,01%
  • KOMPAS100 825   -10,46   -1,25%
  • LQ45 628   -6,24   -0,99%
  • ISSI 218   -2,00   -0,91%
  • IDX30 351   -3,30   -0,93%
  • IDXHIDIV20 427   -2,56   -0,60%
  • IDX80 94   -1,14   -1,19%
  • IDXV30 118   -0,77   -0,65%
  • IDXQ30 111   -0,76   -0,68%

Lenovo Raup Cuan dari Booming AI dan Cip Memori


Kamis, 13 Agustus 2026 / 13:45 WIB
Lenovo Raup Cuan dari Booming AI dan Cip Memori
ILUSTRASI. ThinkPad X1, ThinkVision, dan Lenovo Go Power Hybrid Working (Dok/Lenovo )


Sumber: Reuters | Editor: Nina Dwiantika

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Lenovo Group mencatat kinerja kuat pada kuartal I tahun fiskal 2026/2027. Pendapatan produsen komputer terbesar di dunia ini melonjak 43% secara tahunan menjadi US$ 26,94 miliar pada periode yang berakhir 30 Juni 2026.

Melansir Reuters (13/8), capaian tersebut melampaui ekspektasi analis sebesar US$ 22,3 miliar sekaligus menjadi pertumbuhan pendapatan kuartalan tertinggi Lenovo dalam lima tahun terakhir. Lonjakan kinerja terutama ditopang permintaan perangkat keras berbasis kecerdasan buatan (AI) dan penjualan komputer pribadi (PC) yang tetap solid.

Bisnis terkait AI menjadi salah satu motor utama pertumbuhan Lenovo. Pendapatan dari produk dan layanan AI naik 60% secara tahunan menjadi US$ 9,3 miliar, setara 35% dari total pendapatan perusahaan pada kuartal tersebut.

Namun, pertumbuhan pendapatan belum mampu mendorong laba bersih yang dilaporkan. Lenovo membukukan rugi bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham sebesar US$ 609 juta, berbalik dari laba US$ 505 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Kerugian tersebut terutama berasal dari kerugian non-tunai sebesar US$ 1,7 miliar akibat penilaian kembali nilai wajar waran yang diterbitkan pada 2025. Jika pos satu kali dan beban non-tunai dikeluarkan, laba bersih yang disesuaikan justru melonjak 176% menjadi US$ 1,075 miliar.

Baca Juga: Starbucks Korea Catat Rugi US$13,4 Juta Setelah Tersandung Kontroversi Kampanye

Kinerja ini langsung mendapat respons positif dari pasar. Saham Lenovo sempat melonjak hingga 17% setelah laporan keuangan diumumkan. Sebelum laporan dirilis, saham Lenovo telah mencapai rekor tertinggi dengan kenaikan sekitar 225% sejak awal tahun.

Di sisi bisnis perangkat, divisi PC, tablet, dan smartphone yang menyumbang sekitar 64% pendapatan Lenovo mencatat pertumbuhan 27% secara tahunan.

Meski demikian, pasar PC global mulai menghadapi tekanan akibat kenaikan harga cip memori. Pengiriman PC global pada kuartal II 2026 turun 2% menjadi 16,6 juta unit menurut Counterpoint Research. Lenovo tetap mempertahankan posisi teratas dengan pangsa pasar 25,6%.

Kelangkaan cip memori NAND dan DRAM membuat biaya produksi perangkat elektronik meningkat. Kondisi ini juga mendorong sejumlah pesaing Lenovo di Amerika Serikat, seperti Dell, Hewlett Packard, dan Super Micro, menaikkan harga produk sekitar 10%-30%.

Di tengah tekanan tersebut, Lenovo justru melihat peluang besar dari kebutuhan infrastruktur AI. Nilai pipeline bisnis server AI perusahaan mencapai US$54 miliar, melonjak 157% dibandingkan kuartal sebelumnya. Permintaan terutama datang dari perusahaan teknologi berskala besar, penyedia layanan cloud AI, dan pelanggan korporasi.

Untuk menopang pertumbuhan AI, Lenovo juga meningkatkan investasi riset dan pengembangan (R&D). Pengeluaran R&D naik 30% secara tahunan pada kuartal tersebut.

Kinerja terbaru menunjukkan bisnis Lenovo mulai semakin bergeser dari ketergantungan pada PC menuju bisnis AI yang mencakup perangkat, server, infrastruktur, hingga layanan. Tren tersebut menjadi modal penting bagi perusahaan untuk mengejar target pendapatan tahunan US$ 100 miliar dalam dua tahun ke depan.

Baca Juga: Starlink Mulai Terima Pesanan Layanan Internet Satelit di Vietnam




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×