kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Libra, cryptocurrency ciptaan Facebook bisa melemahkan kendali bank sentral


Jumat, 02 Agustus 2019 / 15:20 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Dampak kebijakan moneter Bank-bank sentral dunia bakal berkurang secara signifikan jika Libra, cryptocurrency ciptaan Facebook banyak digunakan di negara mereka.

Ambisi Facebook untuk merilis Libra dikhawatirkan akan melemahkan bank sentral atas kebijakan moneter dan perbankan.

"Jika Libra lebih banyak digunakan daripada mata uang berdaulat dari suatu negara tertentu, dampak kebijakan moneter akan rusak," kata Hiromi Yamaoka, mantan kepala divisi pengawasan sistem pembayaran dan settlement Bank of Japan, Jumat (2/8) waktu setempat.

Yamaoka mengatakan, penggunaan Libra dapat memicu dan mempercepat pelarian modal. Terutama  dari negara-negara yang kepercayaan pasar terhadap mata uangnya rendah.

"Itu tidak akan menjadi masalah besar bagi negara-negara yang menikmati kepercayaan pasar yang kuat pada mata uang mereka," lanjut Yamaoka.

Baca Juga: Teknologi blockchain mulai mendapat tempat di Indonesia

Facebook merancang Libra akan didukung oleh cadangan aset nyata seperti deposito bank dan surat berharga pemerintah jangka pendek yang akan didenominasikan dalam mata uang utama.

Setiap perubahan dalam komposisi aset dapat menggerakkan pasar, termasuk nilai tukar. "Ini  yang menjadi sumber kekhawatiran bagi para pembuat kebijakan karena melanggar kebijakan mata uang, katanya.

Kerjasama antar bank sentral




TERBARU

[X]
×