kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Liga Arab Mengecam Blokade Total Gaza oleh Israel, Meminta Akses Bantuan Dibuka


Kamis, 12 Oktober 2023 / 11:33 WIB
ILUSTRASI. Seekor merpati terbang di atas puing-puing rumah yang hancur akibat serangan Israel, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza, 11 Oktober. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - KAIRO. Para menteri luar negeri Liga Arab pada hari Rabu (11/10) mengecam langkah Israel yang melakukan blokade total terhadap wilayah Gaza yang dihuni oleh lebih dari 2 juta rakyat Palestina. Blokade total Gaza ini praktis menutup akses bantuan makanan hingga bahan bakar.

Perang yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas menjadi pembahasan utama dalam pertemuan tingkat menteri luar negeri Liga Arab di Kairo hari Rabu. 

Baca Juga: Sekjen PBB Meminta Pasokan Makanan dan Bahan Bakar Diizinkan Masuk ke Gaza

Selain mendesak Israel untuk membuka blokade totalnya atas Gaza, para menteri juga menyerukan pengiriman makanan, bahan bakar dan bantuan kemanusiaan lainnya dengan segera ke wilayah pesisir yang miskin dan padat penduduk.

Mengutip Arab News, para menteri juga mendesak Israel untuk mempertimbangkan kembali keputusannya terkait memutus pasokan listrik dan air ke Gaza.

Blokade Total Gaza

Israel telah memberlakukan blokade total atas wilayah Gaza yang menjadi tempat tinggal bagi lebih dari 2 juta rakyat Palestina menyusul serangan tentara Hamas akhir pekan lalu

Blokade tersebut memutus pasokan air, makanan, listrik dan pasokan penting lainnya.

Baca Juga: Palestina: Israel Berupaya Lakukan Genosida di Gaza

Israel terus melakukan pemboman terhadap sasaran-sasaran di wilayah pesisir yang padat dan miskin selama lima hari. Akibatnya, satu-satunya pembangkit listrik di Gaza ditutup.

Otoritas ketenagalistrikan Palestina di wilayah tersebut mengumumkan bahwa pembangkit listrik terpaksa ditutup karena kehabisan bahan bakar.

Serangan udara tentara Israel telah menghantam bangunan tempat tinggal, masjid, pabrik dan toko kebutuhan sehari-hari warga Palestina. Saat ini pun persediaan medis di rumah sakit wilayah Gaza mulai menipis.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×