kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Longsor kedua terjadi akibat badai Irma


Senin, 11 September 2017 / 06:22 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Sekitar 6,5 juta penduduk alias sepertiga populasi Florida mengungsi akibat badai Irma yang masih melanda wilayah timur ini. Prakiraan menyebut, Irma masih sangat berbahaya. Tornado tampak di selatan Florida.

Badai ini diperkirakan memiliki kecepatan angin 195 km per jam. "Ini adalah situasi yang membahayakan," kata Rick Scott, Gubernur Florida seperti dikutip Reuters.

Badai ini telah menewaskan setidaknya 28 orang di Karibia sebelum akhirnya menyentuh Florida. Pekan lalu, Irma termasuk badai kategori 5 dengan kecepatan 297 km per jam. Kecepatan angin badai ini menurun dan saat ini, Irma berada di kategori 2.

Pusat badai berada di sekitar 8 km sebelah utara Naples, dan diperkirakan akan bergerak di pantai bagian barat Florida pada sore dan malam hari. Longsor kedua terjadi di Marco Island, Naples selatan pada Minggu (10/9) sore. Sebelumnya, longsor terjadi di Cudjoe Key pada Minggu pagi.

Peringatan peningkatan badai terjadi pada Florida Keys dan Tampa Bay di bagian pantai sebelah barat. "Peringatan peningkatan badai ini berarti ada bahaya penggenangan yang mengancam keselamatan, dari kenaikan gelombang pantai ke daratan dalam 36 jam ke depan," ungkap National Hurricane Center seperti dikutip CNBC. Gelombang di pantai mencapai satu meter lebih tinggi ketimbang gelombang normal akibat badai ini. 

Badai ini diperkirakan akan menimbulkan kerugian miliaran dollar di negara bagian dengan populasi terpadat di Amerika Serikat (AS). Florida adalah pusat wisata dengan ekonomi yang mengontribusi sekitar 5% produk domestik bruto AS.




TERBARU

[X]
×