kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.504.000   16.000   0,64%
  • USD/IDR 16.745   38,00   0,23%
  • IDX 8.699   52,32   0,61%
  • KOMPAS100 1.198   4,72   0,40%
  • LQ45 847   0,42   0,05%
  • ISSI 313   4,04   1,31%
  • IDX30 436   -1,21   -0,28%
  • IDXHIDIV20 508   -2,01   -0,39%
  • IDX80 133   0,55   0,42%
  • IDXV30 139   0,25   0,18%
  • IDXQ30 140   -0,52   -0,37%

L’Oreal Beli Minoritas Saham Brand Skincare China, Lan Senilai Rp 1,04 Triliun


Senin, 17 November 2025 / 14:08 WIB
L’Oreal Beli Minoritas Saham Brand Skincare China, Lan Senilai Rp 1,04 Triliun
ILUSTRASI. PT Yasulor Indonesia (PT Loreal Manufacturing Indonesia) - dokumentasi dari Loreal Manufacturing Indonesia - L’Oréal Manufacturing Indonesia Raih Prestasi 5 Tahun Tanpa Kecelakaan Berarti


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Perusahaan kosmetik raksasa L’Oreal membeli saham minoritas di Lan, salah satu merek skincare lokal yang tengah populer di China. Ini menjadi investasi kedua L’Oreal dalam beberapa bulan terakhir di pasar China, yang kini berkembang pesat berkat dominasi merek-merek lokal.

L’Oreal tidak menyebutkan besaran atau nilai investasi tersebut. Namun Presiden L’Oreal Asia Utara sekaligus CEO L’Oreal China, Vincent Boinay, mengatakan langkah ini menunjukkan pentingnya pasar China dalam strategi global perusahaan.

"Kami percaya berinvestasi di China berarti berinvestasi untuk masa depan. Kami akan terus memperkuat pasar China dan bekerja sama dengan lebih banyak merek lokal untuk memenuhi kebutuhan konsumen China yang semakin cerdas," ujar dia dalam pernyataan resmi.

Lan belum dapat dimintai komentar oleh Reuters.

Baca Juga: Loreal Akan Akuisisi Merek Perawatan Kulit Medik8

Sebelumnya, L’Oreal membeli 6,67% saham di Chando dengan nilai 442 juta yuan setara dengan Rp 1,04 triliun. Chando adalah salah satu merek kecantikan lokal populer yang sedang bersiap melakukan IPO di Hong Kong.

Pasar kecantikan China senilai sekitar US$ 75 miliar menjadi tantangan bagi merek global, karena konsumen kini lebih banyak memilih produk lokal yang dikenal dengan sebutan C-Beauty. Pertumbuhan pasar juga melambat akibat krisis properti dan kekhawatiran terhadap stabilitas pekerjaan.

Menurut Ben Cavender, China Market Research Group, membeli saham brand lokal bisa menjadi cara cepat bagi L’Oreal untuk ikut menikmati pertumbuhan C-Beauty. "Merek lokal bergerak lebih cepat dalam mengeluarkan produk baru dan lebih agresif dalam mempromosikan bahan serta konsep skincare," katanya.

Setelah laporan keuangan kuartal ketiga, CEO L’Oreal Nicolas Hieronimus mengatakan bisnis L’Oreal di China akhirnya tumbuh sekitar 3% kenaikan pertama dalam dua tahun.

Data dari Frost & Sullivan menunjukkan Chando adalah pemain kecantikan lokal terbesar ketiga di China, di bawah Proya dan Chicmas. Baik Chando maupun Lan dikenal dengan produk berbahan alami dan bersih.

Menurut analis Euromonitor International, Yang Hu, kekuatan Chando di segmen harga terjangkau (49–390 yuan) serta jangkauannya hingga kota-kota kecil di China dapat membantu L’Oreal pulih tanpa harus bersaing langsung dengan merek inti mereka.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×