Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Saham produsen chip memori Micron Technology melonjak tajam pada perdagangan Kamis (25/6/20026), mengantarkan kapitalisasi pasarnya melampaui Meta Platforms dan sempat menyalip Tesla untuk pertama kalinya.
Saham Micron tercatat melesat 18,4% menjadi US$ 1.236 per saham. Kenaikan tersebut mendorong nilai pasar perusahaan mencapai sekitar US$ 1,398 triliun.
Sebagai perbandingan, kapitalisasi pasar Meta berada di level US$ 1,392 triliun, sementara Tesla sekitar US$ 1,4 triliun.
Lonjakan saham ini memperpanjang reli yang didorong oleh ledakan investasi kecerdasan buatan (AI), setelah Micron merilis proyeksi pendapatan dan laba kuartal IV yang melampaui ekspektasi pasar.
Baca Juga: IMF Nilai Ekonomi AS Tetap Kuat, Dukung The Fed Pertahankan Suku Bunga
Kontrak AI US$ 22 Miliar Jadi Katalis
Sentimen positif terhadap Micron semakin menguat setelah perusahaan mengungkapkan bahwa sejumlah pelanggan telah mengamankan pasokan chip memori melalui kontrak jangka panjang senilai US$ 22 miliar.
Salah satu pelanggan utama yang disebut adalah Nvidia, yang terus meningkatkan kebutuhan memori untuk mendukung ekspansi pusat data AI.
Kesepakatan tersebut memperkuat keyakinan investor bahwa permintaan chip memori untuk kebutuhan AI masih akan tumbuh dalam beberapa tahun ke depan.
Pasar juga melihat kontrak jangka panjang tersebut sebagai bukti bahwa pelanggan bersedia mengeluarkan dana besar untuk menjamin pasokan komponen penting bagi infrastruktur AI.
Baca Juga: Gelombang Panas Mematikan Landa Eropa, Inggris Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi Juni
Klub Valuasi US$ 1 Triliun Semakin Ramai
Micron sebenarnya baru menembus kapitalisasi pasar US$ 1 triliun pada 26 Mei 2026.
Pencapaian itu menyusul masuknya Samsung Electronics ke dalam kelompok perusahaan teknologi dengan valuasi lebih dari US$ 1 triliun.
Produsen chip memori menjadi salah satu sektor yang paling diuntungkan dari gelombang belanja AI oleh perusahaan teknologi raksasa dunia.
Permintaan terhadap chip memori berkapasitas tinggi terus meningkat karena menjadi komponen penting dalam pengoperasian model AI generatif dan pusat data berperforma tinggi.
Baca Juga: JPMorgan Tunjuk Dua Co-President Baru, Sinyal Suksesi Jamie Dimon Makin Menguat
Investor Semakin Optimistis pada Tema AI
Kenaikan valuasi Micron menunjukkan bahwa investor masih sangat antusias terhadap perusahaan-perusahaan yang berada di jantung ekosistem AI.
Meski sempat mengalami tekanan akibat kekhawatiran mengenai valuasi saham teknologi yang terlalu tinggi, prospek pertumbuhan pendapatan yang kuat membuat saham-saham terkait AI kembali menjadi incaran pasar.
Dengan kapitalisasi pasar yang kini mendekati Tesla dan melampaui Meta, Micron semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemenang terbesar dari boom investasi AI global.














