Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Raksasa perbankan Amerika Serikat JPMorgan Chase melakukan perombakan jajaran eksekutif dengan menunjuk Doug Petno dan Troy Rohrbaugh sebagai co-president pada Kamis (25/6/2026). Langkah ini dinilai sebagai bagian dari persiapan suksesi CEO veteran Jamie Dimon.
Dimon yang kini berusia 70 tahun telah memimpin JPMorgan selama lebih dari dua dekade.
Di bawah kepemimpinannya, bank tersebut berhasil melewati berbagai gejolak, termasuk krisis keuangan global 2008, hingga menjadi bank terbesar di Amerika Serikat berdasarkan aset dan pemberi pinjaman terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar.
Penunjukan dua co-president baru itu kembali memunculkan spekulasi mengenai siapa yang akan menggantikan Dimon ketika ia memutuskan mundur dari kursi CEO.
Baca Juga: Pasar Kerja AS Bikin Kejutan, Klaim Pengangguran Anjlok ke 215.000
Troy Rohrbaugh Masuk Daftar Kandidat Kuat
Selain diangkat menjadi co-president, Rohrbaugh juga ditunjuk sebagai pemimpin unit Consumer and Community Banking JPMorgan.
Rohrbaugh bergabung dengan JPMorgan pada 2005 sebagai managing director dan kepala global bisnis derivatif valuta asing.
Sebelum promosi ini, ia menjabat sebagai co-head Commercial & Investment Bank (CIB) bersama Petno.
Analis Bank of America menilai Rohrbaugh sebagai salah satu kandidat terkuat untuk menggantikan Dimon, meskipun proses transisi tersebut kemungkinan masih beberapa tahun lagi.
Baca Juga: Inflasi Favorit The Fed Tembus 4,1% pada Mei 2026, Pengeluaran Konsumen AS Tetap Kuat
Doug Petno Tetap Pimpin Unit Investment Banking
Sementara itu, Petno akan tetap memimpin unit Commercial & Investment Bank sebagai CEO tunggal.
Bankir yang telah berkarier lebih dari 30 tahun di JPMorgan itu sebelumnya menjabat sebagai co-head global banking sebelum dipromosikan menjadi kepala CIB pada Januari 2025.
Petno dikenal sebagai sosok yang mendorong ekspansi bisnis perbankan komersial JPMorgan di Amerika Serikat saat memimpin unit tersebut pada periode 2012–2024.
Ia juga berperan dalam memperluas bisnis perbankan segmen menengah (mid-cap) JPMorgan di pasar internasional.
Baca Juga: Selat Hormuz Kembali Dibuka, 20 Juta Barel Minyak Mentah Langsung Keluar dalam Sehari
Mary Erdoes Tetap Pimpin Bisnis Wealth Management
Di sisi lain, Mary Erdoes tetap mempertahankan posisinya sebagai CEO Asset & Wealth Management.
Erdoes telah memimpin unit tersebut sejak 2009. Divisi yang dipimpinnya mengelola aset klien lebih dari US$ 7 triliun dan melayani institusi, pemerintah, hingga individu kaya di berbagai negara.
Veteran JPMorgan yang telah bekerja selama tiga dekade itu juga duduk sebagai anggota dewan U.S.-China Business Council, organisasi nirlaba yang mendorong kerja sama bisnis antara Amerika Serikat dan China.
Baca Juga: Pasar Barang Mewah Global Bangkit, Konsumen Muda AS Pendorong Utama!
Jennifer Piepszak Mundur dari Bursa Calon CEO
Sementara itu, Jennifer Piepszak tetap menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO).
Piepszak bergabung dengan JPMorgan lebih dari 30 tahun lalu dan pernah menduduki berbagai posisi strategis, termasuk Chief Financial Officer (CFO) pada 2019–2021.
Sebelum menjadi COO, ia merupakan salah satu pemimpin unit Commercial & Investment Bank yang membawahi bisnis global banking, pasar modal, layanan sekuritas, hingga sistem pembayaran.
Piepszak sempat dianggap sebagai salah satu kandidat utama pengganti Dimon, namun ia mengundurkan diri dari proses suksesi pada Januari 2025.
Dengan restrukturisasi terbaru ini, perhatian investor kini tertuju pada Petno dan Rohrbaugh sebagai dua nama yang berpeluang besar memimpin JPMorgan pada era pasca-Dimon.














