Sumber: Forbes | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - DAVOS. CEO JPMorgan Chase, Jamie Dimon, melontarkan kritik terbuka kepada kalangan elite global dalam Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos.
Ia menilai pertemuan tahunan tersebut belum memberi dampak nyata dalam membuat dunia menjadi lebih baik, meski diskusi yang berlangsung dinilainya tetap penting.
“Selama bertahun-tahun saya datang ke Davos, mendengar banyak pembicaraan. Tapi jujur saja, Anda tidak melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik,” ujar Dimon di hadapan peserta forum, disambut tepuk tangan audiens.
Baca Juga: CEO JPMorgan Peringatkan Batas Bunga Kartu Kredit Trump Bisa Picu Bencana Ekonomi
Pernyataan itu disampaikan Dimon saat menjawab pertanyaan mengenai apakah ada “iklim ketakutan” di kalangan CEO Amerika Serikat untuk menyuarakan pandangan mereka, khususnya terkait kebijakan Gedung Putih.
Dalam sesi tersebut, Dimon juga diminta menilai dampak kebijakan Presiden Donald Trump terhadap perekonomian dan geopolitik global.
Dimon menegaskan dirinya tidak melihat kebijakan pemerintah secara hitam-putih. Menurutnya, terlalu dini menilai apakah suatu kebijakan sepenuhnya baik atau buruk sebelum hasil akhirnya terlihat.
“Saya ingin NATO yang lebih kuat dan Eropa yang lebih kuat. Sebagian kebijakan Trump mengarah ke sana, sebagian lagi tidak,” katanya.
Baca Juga: Trump Mengundang CEO JPMorgan dan Wall Street pada Jamuan Makan Malam di Gedung Putih
Bankir berusia 69 tahun itu mengaku tidak mendukung tarif sebagai kebijakan utama, meski masih bisa diterapkan dalam kondisi tertentu.
Ia juga menilai pendekatan Amerika Serikat terhadap isu imigrasi perlu diperbaiki. “Saya sudah menyampaikan pandangan saya. Apa lagi yang Anda ingin saya katakan?” ujarnya.













