kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

CEO JPMorgan Kritik Elite Davos, Singgung Kebijakan Trump dan Pentingnya Persatuan


Jumat, 23 Januari 2026 / 15:26 WIB
CEO JPMorgan Kritik Elite Davos, Singgung Kebijakan Trump dan Pentingnya Persatuan
CEO JPMorgan Jamie Dimon (REUTERS/Denis Balibouse)


Sumber: Forbes | Editor: Noverius Laoli

Sebagai pimpinan bank terbesar di Amerika Serikat, Dimon dikenal mengambil posisi sebagai mitra kritis terhadap pemerintahan Trump periode kedua. 

Ia mendukung langkah pemerintah dalam mengatasi ketimpangan perdagangan global, meski sebelumnya mengkritik retorika tarif yang dinilainya terlalu agresif. Menurut Dimon, kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi untuk mendorong negosiasi dagang.

Dalam isu keamanan perbatasan, Dimon juga menyatakan dukungan, namun menekankan pentingnya sistem imigrasi berbasis merit. Ia secara terbuka mengkritik kebijakan Gedung Putih yang mengenakan biaya baru sebesar US$ 100.000 untuk visa kerja H-1B, yang banyak digunakan perusahaan teknologi AS untuk merekrut tenaga kerja asing terampil. 

Baca Juga: Gaji CEO JPMorgan Jamie Dimon Naik Menjadi Lebih dari Rp 700 Miliar pada 2025

“Kita butuh imigrasi yang baik,” kata Dimon, seraya memperkirakan kebijakan tersebut akan menuai penolakan.

Di atas semua itu, Dimon menekankan pentingnya persatuan Amerika Serikat dengan sekutu-sekutunya, khususnya Eropa. 

Dalam surat tahunannya kepada pemegang saham, ia mengingatkan bahwa melemahnya ekonomi Eropa berisiko memicu fragmentasi global yang mengingatkan pada kondisi sebelum Perang Dunia II.

“Ekonomi adalah perekat jangka panjang. America First tidak masalah, selama tidak berubah menjadi America alone,” tulis Dimon. Di Davos tahun ini, ia merangkum sikapnya dengan singkat: “Saya seorang globalis.”


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×