kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Melegakan, tidak ada bukti virus corona baru menular melalui aerosol


Senin, 10 Februari 2020 / 22:25 WIB
ILUSTRASI. Turis menggunakan masker di Merlion Park, Singapura, 28 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) menegaskan, tidak ada bukti virus corona baru menular melalui aerosol. Meski begitu, mereka sedang menyelidiki laporan tentang penularan lewat aerosol tersebut.

"Berdasarkan bukti yang tersedia di China, seorang ahli dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China mengatakan, saat ini tidak ada bukti bahwa virus bisa menular melalui aerosol," kata MOH, Senin (10/2).

Melansir Channelnewsasia.com, MOH mengatakan, rute transmisi virus saat ini masih melalui tetesan dan kontak fisik pernafasan dalam jarak satu hingga dua meter. Aerosol sendiri mengacu pada partikel padat yang ada di udara.

Baca Juga: Presiden Xi: China akan memenangkan pertempuran melawan wabah virus corona

Seorang peneliti dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China pada Minggu (9/2) menyebutkan, virus corona baru tidak mengambang di udara untuk waktu yang lama.

"Tidak ada bukti yang menunjukkan, virus corona baru baru bisa menular melalui aerosol," kata Feng Feng, Peneliti Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, seperti dikutip Xinhua.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×