kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45786,44   -4,02   -0.51%
  • EMAS1.008.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.26%
  • RD.CAMPURAN -0.11%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.06%

Memanas, pasukan Korea Utara tembak mati pejabat perikanan Korea Selatan


Kamis, 24 September 2020 / 12:11 WIB
Memanas, pasukan Korea Utara tembak mati pejabat perikanan Korea Selatan
ILUSTRASI. Seorang tentara Korea Utara terlihat di samping pos jaga di dalam wilayah Korea Utara dalam gambar ini diambil di dekat zona demiliterisasi yang memisahkan kedua Korea di Paju, Korea Selatan, 16 Juni 2020.


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan, pasukan Korea Utara menembak mati seorang pejabat sektor perikanan Korea Selatan yang menghilang dari kapal patroli dan berakhir di perairan Pyongyang

Kementerian Pertahanan Korea Selatan, menyebut tindakan Korea Utara yang menembak mati seorang pejabat sektor perikanan Korea Selatan sebagai "tindakan yang keterlaluan".

Pria berusia 47 tahun itu berada di atas kapal patroli di dekat pulau perbatasan Barat Yeonpyeong, menurut Kementerian Pertahanan Korea Selatan dalam sebuah pernyataan Kamis (24/9).

Setelah melakukan analisis intelijen, militer Korea Selatan telah "mengonfirmasi bahwa Korea Utara menembaki seorang warga Korea Selatan yang ditemukan di laut Utara dan mengkremasi tubuhnya," kata Kementerian Pertahanan Korea Selatan.

Baca Juga: Untuk pertama kali, Trump tidak menyebut Korea Utara dalam pidato di Sidang Umum PBB

"Kami dengan tegas memperingatkan Korea Utara bahwa semua tanggung jawab atas insiden ini ada di tangan mereka," ujar Kementerian Pertahanan Korea Selatan seperti dikutip Channel News Asia.

Tidak segera jelas, bagaimana pria itu bisa berada di dalam air. Laporan sebelumnya mengatakan, sepatunya ditemukan di atas kapal patroli, yang mengarah ke spekulasi dia mungkin mencoba membelot.

Alasan pasti mengapa pejabat itu ditembak, masih belum diketahui. Tetapi, pasukan Korea Utara mungkin bertindak di bawah perintah penanganan virus corona baru, kantor berita Yonhap mengutip berbagai sumber.

Selanjutnya: Masih gencatan senjata, Korea Selatan serukan dunia bantu Perang Korea berakhir

 




TERBARU

[X]
×