kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Membuat game online yang bikin gamers ketagihan (2


Rabu, 01 Juni 2016 / 13:56 WIB
Membuat game online yang bikin gamers ketagihan (2


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Tri Adi

Patut dicatat, antusiasme gamers terhadap Minecraft yang dirilis menyebabkan Markus harus menambah personil tim game developer designer-nya untuk mengembangkan Minecraft. Tercatat sudah beberapa kali Minecraft disempurnakan, hingga akhirnya pada tahun 2015 lalu, Mojang mengeluarkan seri terbaru yaitu Minecraft story Mode yang bergenre aksi dan petualangan.

Demi meningkatkan jumlah penjualan, Markus juga mempunyai strategi diversifikasi gadget yang digunakan untuk bermain game produksinya. Selain di komputer, Markus juga menggandeng beberapa vendor seperti Google Android, Apple iOS, Microsoft dengan Xbox dan Window Phone OS dan Playstation.

Dari upaya mengembangkan berbagai produk permainannya, pria yang pernah putus sekolah akibat perceraian kedua orangtuanya itu  mendapatkan beberapa penghargaan baik di Swedia maupun dunia internasional. Prestasi Markus menarik minat Microsoft untuk masuk menjadi pemegang saham Mojang pada November 2014. Uang hasil penjualan saham Mojang kemudian diinvestasikan Markus dengan membeli rumah mewah di Beverly Hills dan masuk dalam jajaran orang terkaya Swedia.

Markus bersama teman perjuangannya, Jakob, kemudian sepakat keluar dari Mojang dan mengembangkan perusahaan baru bernama Rubberbrain. Minecraft pun lantas dikelola oleh Jens Bergensten, dan dipakai sebagai alat bantu pengembangan teknologi augmented service bernama HoloLens.                                        

(Bersambung)


Survei KG Media

Berita Terkait


TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×