kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Menegangkan jet tempur Mi9-31 Rusia kawal pesawat pengintai AS


Jumat, 23 April 2021 / 15:50 WIB
Menegangkan jet tempur Mi9-31 Rusia kawal pesawat pengintai AS
ILUSTRASI. Pesawat tempur MiG-35 buatan MiG Corporation Rusia.


Sumber: Newsweek | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA.  Jet tempur ARussian MiG-31 mengawal pesawat pengintai AS di atas Samudera Pasifik di dekat perbatasan Ukraina. Insiden yang menegangkan itu terjadi saat Rusia mengumumkan menarik mundur pasukannya dari perbatasan Ukraina.

Sebelumnya Rusia menumpuk pasukannya di perbatasan Ukraina yang mengundang kekhawatiran di kalangan komunitas internasional. 

Russian agencie melaporkan bahwa kontrol wilayah udara Rusia mendeteksi pesawat AS di atas perairan netral.

"Untuk mengidentifikasi target udara dan mencegah pelanggaran perbatasan negara Federasi Rusia, sebuah pesawat tempur MiG-31 dari pasukan pertahanan udara distrik militer timur dikerahkan," kata sebuah pernyataan oleh distrik militer timur Rusia, menurut Tass seperti dilansir Newsweek, Jumat (23/4).

Baca Juga: Rusia dan China punya senjata yang lebih murah dan sulit dilacak daripada nuklir

"Awak pesawat tempur Rusia mengidentifikasi target udara itu sebagai pesawat pengintai strategis RC-135 Angkatan Udara AS dan mengawalnya di atas Samudera Pasifik," tambah pernyataan itu.

Minggu ini, NATO mengirim jet F-16 untuk melacak dua pembom Tu-160 Blackjack Rusia, yang dikawal oleh pesawat tempur Su-27 dan Su-35 di atas Laut Baltik.

Aliansi tersebut telah melaporkan lonjakan intersepsi pesawat Rusia di tengah ketegangan yang meningkat dengan Moskow.

Selanjutnya: Rusia gelar latihan militer besar-besaran, 60 kapal perang dan 200 pesawat tempur




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×