Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON, D.C. Pemerintah Amerika Serikat melaporkan bahwa biaya keterlibatan perang di Iran telah mencapai sekitar US$29 miliar hingga saat ini. Angka tersebut meningkat sekitar US$4 miliar dibandingkan estimasi pada akhir bulan lalu, menurut pejabat senior Pentagon pada Selasa.
Seorang pejabat senior United States Department of Defense yang menjalankan tugas sebagai comptroller, Jules Hurst, menyampaikan kepada anggota parlemen bahwa kenaikan biaya tersebut mencerminkan pembaruan perhitungan terkait perbaikan dan penggantian peralatan militer, serta biaya operasional yang terus berjalan.
“Biaya tersebut mencakup pembaruan untuk perbaikan dan penggantian peralatan serta biaya operasional,” ujar Hurst dalam keterangannya di hadapan legislator.
Baca Juga: Israel Kirim Sistem Pertahanan Udara Iron Dome ke UEA untuk Hadapi Ancaman Iran
Lonjakan anggaran ini menunjukkan meningkatnya beban fiskal yang harus ditanggung pemerintah AS akibat operasi militer yang masih berlangsung. Selain kebutuhan logistik dan operasional, biaya tambahan juga dipengaruhi oleh kompleksitas medan konflik serta kebutuhan pemeliharaan peralatan militer yang digunakan secara intensif.
Sementara itu, peningkatan biaya perang ini diperkirakan akan menjadi sorotan dalam pembahasan anggaran pertahanan di Kongres AS, terutama terkait efektivitas pengeluaran militer dan dampaknya terhadap keuangan negara.













