kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.938   -9,00   -0,05%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Mengatasi masalah keamanan dan privasi, Zoom menunjuk mantan bos Facebook


Jumat, 10 April 2020 / 10:44 WIB
ILUSTRASI. Eric Yuan, CEO of Zoom Video Communications poses for a photo after he took part in a bell ringing ceremony at the NASDAQ MarketSite in New York, New York, U.S., April 18, 2019. REUTERS/Carlo Allegri


Sumber: Businessinsider | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - CALIFORNIA. Di era digital, keamanan dunia siber tak kalah penting dengan dunia nyata. Nah, Zoom menunjuk mantan Kepala Keamanan Facebook, Alex Stamos untuk meningkatkan keamanan dan privasi perusahaan video konferensi tersebut. 


Mengutip Business Insider Kamis (9/4), penunjukan Stamos sebagai konsultan adalah bagian  rencana Zoom mengatasi persoalan keamanan dan juga privasi platform obrolan video, yang diumumkan pada 1 April lalu. Langkah itu setelah Biro Penyelidik Federal atau Federal Bureau of Investigation (FBI) mengeluarkan peringatan pembajakan kelas online dan telekonferensi di platform Zoom.  FBI menerima laporan adanya Zoombombing, yakni serangan siber berupa gangguan yang membajak video konferensi.

Stamos mengklaim, Chief Executive Officer (CEO) Zoom, Eric Yuan mendekatinya pekan lalu. Sebelumnya Stamos menulis serangkaian Tweet yang merinci langkah-langkah yang bisa dilakukan Zoom untuk mengatasi masalah keamanannya. 
 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×