kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Merdeka, Sudan Selatan menjadi negara paling muda di dunia


Sabtu, 09 Juli 2011 / 13:33 WIB
ILUSTRASI. Logam mulia emas produksi Antam di gerai Pegadaian Galeri24, Jakarta, Senin (28/9/2020). KONTAN/Fransiskus Simbolon  


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JUBA. Sudan Selatan megikrarkan kemerdekaannya. Hal ini menjadikan Sudan sebagai negara paling baru di dunia. Kemerdekaan Sudan Selatan ini didapat setelah macetnya perundingan perdamaian pada 2005 silam dan perang sipil berdarah yang berkepanjangan yang telah menewaskan 1,5 juta warga.

Sebelumnya, Sudan merupakan negara yang mengakui kedaulatan negara tetangganya itu. Presiden Sudan Omar al-Bashir dan Sekretaris Jendral PBB Ban Ki-moon merupakan dua tamu internasional yang menghadiri perayaan bersejarah di negara itu yang berpusat di ibukota negara, Juba.

Pelaksanaan perayaan kemerdekaan di Juba itu dimulai pada tengah malam kemarin. Sudan Selatan menjadi negara ke-193 yang diakui oleh PBB dan negara ke-54 di Afrika.

Sekadar tambahan informasi, Sudan Selatan merupakan negara yang kaya minyak. Namun, hal itu tidak menjadikan negara ini maju. Sudan Selatan malah termasuk salah satu mnegara miskin di dunia, di mana satu dari tujuh anak-anak meninggal sebelum berusia lima tahun.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×