kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Microsoft Investasi US$10 miliar di Jepang untuk Perkuat AI dan Keamanan Siber


Jumat, 03 April 2026 / 15:35 WIB
Microsoft Investasi US$10 miliar di Jepang untuk Perkuat AI dan Keamanan Siber
ILUSTRASI. Microsoft suntik dana US$10 miliar untuk AI di Jepang hingga 2029. Investasi ini bisa mengubah lanskap teknologi Asia, tapi bagaimana dampaknya? (Kim Kyung-Hoon/REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Raksasa teknologi Microsoft mengumumkan rencana investasi sebesar 1,6 triliun yen atau sekitar US$10 miliar di Jepang pada periode 2026 hingga 2029.

Investasi ini difokuskan untuk memperluas infrastruktur kecerdasan buatan (AI) serta memperkuat kerja sama keamanan siber dengan pemerintah Jepang.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam kunjungan Vice Chair dan Presiden Microsoft Brad Smith ke Tokyo. Dalam pernyataannya, Microsoft menyebut bahwa investasi ini juga mencakup pelatihan 1 juta insinyur dan pengembang hingga tahun 2030.

Baca Juga: Pakar Hukum: Serangan AS ke Iran Berpotensi Kejahatan Perang!

Langkah ini sejalan dengan visi Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi yang mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan teknologi strategis canggih, sekaligus menjaga keamanan nasional.

Perkuat Infrastruktur AI dan Data Lokal

Microsoft akan bekerja sama dengan perusahaan domestik seperti SoftBank dan Sakura Internet untuk meningkatkan kapasitas komputasi AI berbasis di Jepang.

Kerja sama ini memungkinkan perusahaan dan instansi pemerintah menyimpan data sensitif di dalam negeri, sambil tetap mengakses layanan cloud Microsoft Azure. Strategi ini dinilai penting dalam menjaga kedaulatan data di tengah meningkatnya penggunaan teknologi berbasis AI.

Selain pengembangan AI, Microsoft juga akan memperdalam kerja sama dengan otoritas Jepang dalam berbagi intelijen terkait ancaman siber dan upaya pencegahan kejahatan digital. Hal ini menjadi krusial seiring meningkatnya risiko serangan siber di era digitalisasi.

Baca Juga: Rusia Gempur Ukraina dengan 400 Drone, Gunakan Taktik Serangan Baru

Adopsi AI Meningkat Pesat

Microsoft mencatat bahwa adopsi AI di Jepang meningkat signifikan sejak 2024. Sekitar satu dari lima penduduk usia kerja di Jepang kini telah menggunakan alat AI generatif dalam aktivitas sehari-hari.

Namun, Jepang diperkirakan akan menghadapi kekurangan lebih dari 3 juta tenaga kerja di bidang AI dan robotika pada 2040, berdasarkan estimasi pemerintah. Oleh karena itu, program pelatihan yang digagas Microsoft diharapkan dapat membantu menutup kesenjangan tersebut.

Investasi besar ini menegaskan komitmen Microsoft dalam memperkuat ekosistem teknologi Jepang, sekaligus menjawab kebutuhan akan transformasi digital dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kecerdasan buatan.


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×