kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.827   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Miliarder pengembang permainan video game Fortnite (1)


Rabu, 16 Januari 2019 / 14:47 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tri Adi

Kesuksesan Fortnite inilah yang mengantarkan pendiri Epic Games yakni Timothy D. Sweeney masuk ke dalam daftar orang terkaya di dunia pada tahun 2018. Pria asal Amerika Serikat (AS) berusia 48 tahun ini berada di urutan 1.229 orang terkaya dunia versi Forbes dengan total kekayaan US$ 1,8 miliar. Dari catatan Forbes, Tim mengempit 16% saham Epic Games saat ini.

Setelah diluncurkan pada September 2017, Fortnite melewati pendapatan US$ 1 miliar pada Juli 2018. Aplikasi iOS dilaporkan menghasilkan US$ 2 juta per hari untuk pendapatan Epic Games. Dalam beberapa bulan saja, Fortnite menghasilkan pendapatan US$ 300 juta.

Pada tahun 2012, Sweeney menjual 40% saham Epic Games kepada konglomerat China Tencent. Epic Games telah dihargai lebih dari US$ 15 miliar dalam putaran pendanaan terbarunya, yang dipimpin oleh perusahaan ekuitas swasta KKR. Sebelumnya Epic Games baru-baru ini memperoleh tambahan investasi US$ 1,25 miliar untuk ekspansi permainan dalam esports dan acara permainan live yang digemari para pecinta game.

Sweeney mendirikan Epic Games pada 1991 saat masih menempuh pendidikan di jurusan Teknik Mesin di University of Maryland. Dia memulai kuliah tahun 1989 di bidang teknik mesin meskipun sebetulnya sudah terpesona dengan komputer dan pemrograman sejak 11 tahun.

Pada tahun 1989, Sweeney mendapatkan sebuah personal computer IBM dari ayahnya. Bermodalkan itu, dia lalu mendirikan bisnis konsultasi Potomac Computer Systems di luar rumah orangtuanya. Hanya saja perusahaan tersebut terpaksa ia tinggalkan karena bisnis perdana yang dia rintis tidak berjalan sukses.

(Bersambung)




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×