kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Militer Myanmar melarang utusan khusus ASEAN untuk bertemu Aung San Suu Kyi


Kamis, 14 Oktober 2021 / 12:02 WIB
ILUSTRASI. Pengunjuk rasa memakai topeng Aung San Suu Kyi, saat mereka berpartisipasi dalam sebuah protes terhadap kudeta militer di Yangon, Myanmar, Minggu (28/2/2021).


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Awal pekan ini Erywan mengatakan dia sedang berkonsultasi dengan partai-partai di Myanmar, tidak memihak atau posisi politik dan terus menantikan kunjungan.

Sikap tidak kooperatif dari militer Myanmar ini dianggap jadi penyebab utama mengapa pemulihan situasi di negara tersebut berjalan begitu lambat. Hingga saat ini gelombang aksi yang menunjukkan kemarahan dan protes masih belum mereda.

"Kelambanan junta dalam merespons aturan ASEAN ini sama saja dengan membawa Myanmar berjalan mundur. Beberapa negara ASEAN sedang dalam diskusi untuk mengecualikan Min Aung Hlaing dalam KTT bulan ini," ungkap Min Aung Hlaing, seperti dikutip Reuters.

KTT ASEAN berikutnya dijadwalkan akan berlangsung pada 26-28 Oktober secara virtual. Malaysia dan sejumlah negara mempertimbangkan untuk tidak mengundang Myanmar jika terus mengabaikan kesepakatan.

Selanjutnya: ASEAN pertimbangkan tidak undang junta militer Myanmar ke pertemuan puncak




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×