kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.814.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 17.266   44,00   0,26%
  • IDX 7.072   -34,13   -0,48%
  • KOMPAS100 955   -6,68   -0,69%
  • LQ45 682   -4,42   -0,64%
  • ISSI 255   -2,37   -0,92%
  • IDX30 378   -0,88   -0,23%
  • IDXHIDIV20 463   -1,76   -0,38%
  • IDX80 107   -0,70   -0,65%
  • IDXV30 135   -1,18   -0,87%
  • IDXQ30 121   -0,66   -0,55%

Militer Ukraina Bakal Berikan Perlawanan Sengit Melawan Invasi Rusia


Jumat, 25 Februari 2022 / 05:50 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Jerman telah mengesampingkan pengiriman senjata ke Ukraina tetapi membiayai bersama sebuah rumah sakit lapangan senilai US$ 6 juta dan memberikan pelatihan.

Bisakah Rusia Melakukan Invasi Skala Penuh?

Banyak analis militer mengatakan ini tidak mungkin karena akan melibatkan perang yang panjang dan berantakan dengan korban yang tak terhindarkan. Mereka mengharapkan Rusia memilih untuk menghancurkan serangan udara dan/atau perampasan tanah terbatas daripada perang habis-habisan termasuk pertempuran untuk kota-kota besar.

Baca Juga: Taiwan Akan Dapat Rudal Patriot dari AS, China Umbar Ancaman

Salah satu pilihan adalah bagi Rusia untuk mendorong selatan dan barat dari wilayah Donbass di Ukraina timur, yang sudah dikendalikan oleh pasukan pro-Rusia, untuk terhubung dengan Krimea yang dicaplok dan Laut Hitam. Ada juga kemungkinan bahwa pasukan di Belarus dapat melintasi perbatasan utara Ukraina sebagai bagian dari serangan.

Putin kemungkinan akan menghadapi keraguan dari publiknya sendiri tentang mengobarkan perang terhadap sesama bangsa Slavia, serta sentimen anti-Rusia yang intens di Ukraina. Rusia telah mendapat sanksi karena memindahkan pasukan ke wilayah Ukraina yang dikuasai separatis, dan kemungkinan besar akan menghadapi yang jauh lebih keras untuk invasi penuh.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×