Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Permintaan terhadap kendaraan elektrifikasi terus menopang pertumbuhan pasar otomotif Eropa pada April 2026.
Kenaikan penjualan mobil listrik dan hybrid berhasil menutupi melemahnya permintaan kendaraan berbahan bakar bensin dan diesel, sekaligus membantu merek-merek asal China memperluas pangsa pasar mereka di kawasan tersebut.
Data dari European Automobile Manufacturers' Association yang dirilis pada Rabu menunjukkan bahwa registrasi kendaraan baru di Uni Eropa, Inggris, dan negara-negara European Free Trade Association (EFTA) naik 7% secara tahunan menjadi 1,15 juta unit pada April 2026.
Secara kumulatif, total registrasi kendaraan sepanjang Januari hingga April 2026 meningkat 4,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kendaraan elektrifikasi, yang mencakup battery electric vehicle (BEV), plug-in hybrid, dan hybrid, mencatat pertumbuhan sekitar 21% dan menyumbang lebih dari dua pertiga total registrasi kendaraan baru di kawasan tersebut.
Baca Juga: Pemerintah India Tuding Pernod Ricard Palsukan Komposisi demi Tarif Impor Rendah
Sebaliknya, penjualan mobil berbahan bakar bensin turun sekitar 15%, sementara kendaraan diesel merosot sekitar 17%.
Data tersebut semakin memperkuat indikasi bahwa dukungan kebijakan pemerintah, subsidi, serta tingginya biaya bahan bakar mendorong konsumen Eropa beralih ke kendaraan rendah emisi, terutama di pasar-pasar otomotif terbesar di kawasan itu.
Tesla Mulai Pulih, BYD dan Merek China Melaju Kencang
Perubahan tren menuju kendaraan elektrifikasi juga mengubah peta persaingan industri otomotif global.
Tesla mencatat pemulihan selama tiga bulan berturut-turut. Registrasi kendaraan Tesla pada April naik 46,5% menjadi 10.654 unit setelah mengalami penurunan selama lebih dari satu tahun.
Namun demikian, Tesla masih tertinggal dari produsen otomotif China, BYD, yang membukukan lonjakan registrasi sebesar 114,5% menjadi 27.008 unit kendaraan.
Produsen mobil asal China lainnya, Chery, juga mencatat ekspansi agresif dengan pertumbuhan registrasi sekitar 322%.
Baca Juga: Samsung Sepakati Bonus Jumbo untuk Karyawan, Picu Kekhawatiran Industri
Sementara itu, produsen otomotif besar Eropa dan global mencatat kinerja yang bervariasi. Volkswagen mencatat kenaikan registrasi 3,5%, diikuti Stellantis sebesar 6,7%, BMW sebesar 2,4%, serta Mercedes-Benz sebesar 7%.
Di sisi lain, Renault mengalami penurunan registrasi sebesar 3,6%.
Italia, Prancis, dan Jerman Jadi Motor Pertumbuhan EV
Italia, Prancis, dan Jerman menjadi pasar dengan pertumbuhan kendaraan listrik berbasis baterai terbesar selama empat bulan pertama 2026.
Registrasi kendaraan listrik di Italia melonjak sekitar 73%, disusul Prancis sebesar 48%, dan Jerman sekitar 41%.













