kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.771   30,00   0,17%
  • IDX 6.522   116,06   1,81%
  • KOMPAS100 849   15,70   1,88%
  • LQ45 641   8,52   1,35%
  • ISSI 230   4,91   2,18%
  • IDX30 358   4,21   1,19%
  • IDXHIDIV20 437   4,93   1,14%
  • IDX80 97   1,66   1,75%
  • IDXV30 122   1,89   1,57%
  • IDXQ30 114   1,08   0,96%

Momen langka: Palestina dan Israel bersatu mengatasi wabah virus corona


Kamis, 02 April 2020 / 23:02 WIB
ILUSTRASI. Seorang staf mengenakan masker sebagai langkah pencegahan terhadap virus corona baru dan patung simpanse dengan masker terlihat di pintu masuk The Walled Off Hotel di Bethlehem, Tepi Barat yang diduduki Israel, 5 Maret 2020.


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Di tengah wabah virus corona baru, muncul momen langka saat Palestina dan Israel bersatu untuk mengatasi pandemi global tersebut.

Wujud kerjasama kedua negara mulai terlihat sejak Otoritas Palestina yang berbasis di Ramallah berkongsi dengan pejabat kesehatan Israel.

Mereka berkolaborasi untuk mengatur pergerakan warganya dan menerapkan kebijakan manajemen rumahsakit.

Bulan lalu, Israel dan Palestina menyetujui kebijakan yang berupaya membatasi pergerakan populasi, sembari membiarkan warga Palestina tetap bekerja.

Baca Juga: Perangi corona, Arab Saudi berlakukan jam malam 24 jam di Mekah dan Madinah

Para pekerja mendapat waktu waktu 72 jam untuk memutuskan, apakah tetap tinggal di Israel selama krisis atau kembali ke Tepi Barat.

Sebelumnya pada 7 Maret, Israel dan Palestina juga menunjukkan kekompakan untuk melawan virus corona. Israel telah mengunci akses ke Kota Betlehem, sedangkan Palestina menutup Gereja Betlehem selama dua minggu.

"Kami telah memutuskan untuk mencegah masuknya wisatawan dalam jangka waktu 14 hari, dan mengimbau hotel di semua kota untuk tidak menerima warga negara asing," kata Menteri Pariwisata Palestina Rula Maayah kepada AFP, Sabtu (7/3).

Langkah ini Palestina tempuh setelah pihak berwenang mengatakan, ada 9 kasus infeksi virus corona di daerah Betlehem di Selatan Yerusalem.

Baca Juga: Sedih, angka kematian di Spanyol akibat virus corona tembus 10.000




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×