kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

Moody’s: Tarif 50% Trump Bisa Ganjal Ambisi Manufaktur India


Jumat, 08 Agustus 2025 / 11:30 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO - An employee works inside a plant of General Motors India Ltd. at Halol, east of the western Indian city of Ahmedabad August 28, 2009. REUTERS/Amit Dave/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Moody’s Ratings memperingatkan tarif impor 50% yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump terhadap produk India dapat menghambat ambisi Negeri Bollywood mengembangkan sektor manufaktur.

Trump pada Rabu (6/8/2025) menambah tarif 25% atas barang India, sehingga total menjadi 50%, dengan alasan New Delhi tetap mengimpor minyak Rusia.

Baca Juga: Trump Naikkan Tarif Impor Barang India 25%, Hubungan Dagang AS-India Memanas

Moody’s menilai kebijakan ini berisiko membalik sebagian capaian India dalam menarik investasi global, sekaligus menekan pertumbuhan dan memicu inflasi.

Pemangkasan impor minyak Rusia untuk menghindari tarif penalti juga dinilai akan mempersulit India mendapatkan pasokan alternatif dalam jumlah memadai.

Ketidakpastian perdagangan global akibat tarif AS turut memicu aksi jual investor asing.

Baca Juga: Hubungan dengan AS Memanas, PM India Bakal Kunjungi China Setelah 7 Tahun

Investor portofolio asing tercatat melepas saham India senilai US$900 juta pada Agustus, setelah mencatat arus keluar US$2 miliar pada Juli.

Indeks Nifty 50 dan Sensex anjlok 2,9% pada Juli dan terkoreksi 0,7% sepanjang Agustus.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×