kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Mubarak ingin meninggal di resort Laut Merah


Kamis, 17 Februari 2011 / 09:30 WIB
Mubarak ingin meninggal di resort Laut Merah
ILUSTRASI. IHSG menguat 0,38% ke level 6.061,25 pada penutupan perdagangan Jumat (4/10). Namun dalam sepekan, IHSG loyo dan melemah 2,19%.


Reporter: Dyah Megasari, Reuters |

SHARM EL-SHEIKH. Mantan Presiden Mesir, Hosni Mubarak ingin meninggal di resort Laut Merah Sharm el-Sheikh. Resort ini telah menjadi tempat tinggalnya sejak pemberontakan rakyat di akhir kekuasaannya.

Seorang Pejabat Saudi mengatakan hal tersebut Rabu (16/2). Mubarak mengalami masalah kesehatan beberapa tahun terakhir dan melakukan pengobatan ke Jerman. Kesehatan Mubarak terus menurun setelah periode pengunduran dirinya pada Jumat (11/2).

"Ia menolak tawaran Raja Saudi untuk berkunjung, sesungguhnya Mubarak telah menyerah dan ingin meninggal di Sharm," ujar Pejabat Saudi yang enggan disebut namanya.

Mubarak bersumpah mati di Mesir ketika berbicara pada 80 juta rakyat minggu lalu saat masih berkuasa. Sumber yang dekat dengan keluarga mengatakan, kondisi Mubarak telah membaik dan sudah bersedia mengangkat telepon.

Mubarak menghabiskan lebih banyak waktu di kediamannya, Sharm el-Sheikh. Banyak yang kecewa dengan keputusan Mubarak menetap di Sharm el-Sheikh. Hal tersebut dinilai sebagai tanda keterasingan dari masalah sehari-hari.




TERBARU

[X]
×