kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.765   12,00   0,07%
  • IDX 6.600   74,46   1,14%
  • KOMPAS100 864   11,98   1,41%
  • LQ45 654   10,59   1,64%
  • ISSI 230   0,99   0,43%
  • IDX30 366   6,01   1,67%
  • IDXHIDIV20 452   8,85   2,00%
  • IDX80 98   1,48   1,52%
  • IDXV30 125   1,21   0,98%
  • IDXQ30 117   2,14   1,86%

Muncul kasus tanpa kejelasan penularan, WHO khawatirkan penyebaran di luar China


Sabtu, 22 Februari 2020 / 17:52 WIB
ILUSTRASI. Pejalan kaki mengenakan masker di Seoul, Korea Selatan, 20 Februari , 2020. REUTERS/Kim Hong-Ji


Sumber: Reuters | Editor: Hasbi Maulana

Dia menyambut baik laporan penurunan angka terjangkit di China, tetapi itu harus ditafsirkan dengan sangat hati-hati, menambahkan, "Masih terlalu dini untuk membuat prediksi tentang wabah ini".

Tim pakar internasional yang dipimpin WHO, yang telah berada di China selama sepekan terakhir, akan melakukan perjalanan ke Wuhan, pusat penyebaran wabah virus, pada hari Sabtu.

Baca Juga: Jepang konfirmasi empat kasus baru virus corona, satu sekolah di Chiba akan ditutup

"Kekhawatiran terbesar kami adalah potensi COVID-19 menyebar di negara-negara dengan sistem kesehatan yang lebih lemah," kata Tedros.

WHO menyerukan nbantuan US$ 675 juta untuk mendukung berbagai negara yang paling rentan, katanya. WHO telah mengidentifikasi 13 negara di Afrika prioritas mengingat hubungan mereka dengan China.

Baca Juga: Semakin melonjak, Korea Selatan laporkan 142 kasus virus corona baru




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×