kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Muncul kluster baru COVID-19, Beijing lockdown perumahan dan perkantoran


Kamis, 11 November 2021 / 19:19 WIB
ILUSTRASI. Seorang penjaga keamanan berdiri di dekat kode QR untuk memeriksa status kesehatan orang-orang, di pintu masuk Kota Terlarang di Beijing, China, Minggu (7/11/2021), di tengah wabah baru COVID-19. REUTERS/Tingshu Wang.


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

Pejabat kesehatan Beijing mengatakan, lebih dari 280 kontak dekat telah diidentifikasi, dengan hampir 12.000 orang di-skrining di Distrik Chaoyang dan Haidian.

"Wabah kluster ini tiba-tiba dengan banyak tempat meliputi area yang luas. Ini melibatkan banyak orang, dan pencegahan dan pengendaliannya sangat sulit," kata juru bicara Pemerintah Beijing Xu Hejian.

"Hari ini adalah hari yang penting dan perlu untuk melacak sumber wabah sesegera mungkin," sebutnya, seperti dilansir Channel News Asia.

Lima komunitas perumahan, sebuah sekolah dasar, dan dua kompleks perkantoran ditempatkan di bawah penguncian pada Kamis pagi, dengan puluhan ribu penduduk dilarang pergi dan menjalani pengujian massal.

Siaran langsung di media lokal dari daerah-daerah yang lockdown menunjukkan orang-orang dengan pakaian hazmat menumpuk boks-boks makanan untuk penduduk yang ada di kompleks yang terkunci.

Selanjutnya: WHO sebut, varian Delta sekarang kuasai kasus COVID-19 global




TERBARU

[X]
×