kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Muncul lagi jenis baru virus corona di Nigeria, setelah di Inggris dan Afrika Selatan


Sabtu, 26 Desember 2020 / 14:30 WIB


Sumber: Al Jazeera | Editor: Khomarul Hidayat

Menteri kesehatan Afrika Selatan pada Rabu malam mengumumkan tingkat penyebaran virus corona yang mengkhawatirkan di negara itu, dengan lebih dari 14.000 kasus baru dikonfirmasi pada hari terakhir, termasuk lebih dari 400 kematian.

Itu merupakan peningkatan kasus terbesar dalam satu hari terbesar.

Negara ini memiliki lebih dari 950.000 kasus infeksi corona.

Untuk pertama kalinya sejak mengonfirmasi kasus virus pertama di sub-Sahara Afrika pada Februari 2020, Nigeria menjadi sorotan selama pandemi ini, saat jumlah kasus infeksi corona melonjak.

"Selama beberapa minggu terakhir, kami mengalami peningkatan besar dalam jumlah sampel ke lab referensi [Nigeria CDC]," kata Direktur Jenderal CDC Chikwe Ihekweazu di Twitter, Kamis.

Nigeria memiliki lebih dari 80.000 kasus virus korona yang dikonfirmasi.

Benua Afrika memiliki lebih dari 2,5 juta kasus corona atau 3,3% dari kasus global.

Selanjutnya: Virus corona mutasi, inilah gejala akibat infeksi varian baru




TERBARU

[X]
×