kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.015,18   6,97   0.69%
  • EMAS984.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -1.86%
  • RD.CAMPURAN -0.70%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Muncul Peringatan, Eropa Dalam Risiko Perang Terbesar dalam 30 Tahun, Ada Apa?


Jumat, 14 Januari 2022 / 05:45 WIB
Muncul Peringatan, Eropa Dalam Risiko Perang Terbesar dalam 30 Tahun, Ada Apa?


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - VIENNA. Menteri Luar Negeri Polandia Zbigniew Rau memperingatkan, Eropa berada dalam risiko perang terbesar dalam 30 tahun. Hal itu dia ungkapkan selama putaran ketiga diplomasi minggu ini yang bertujuan meredakan ketegangan atas permintaan Rusia agar Ukraina tidak pernah diizinkan untuk bergabung dengan NATO.

Reuters memberitakan, saat berbicara kepada utusan dari 57 anggota Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE), Zbigniew Rau tidak menyebut nama Rusia, tetapi menyebutkan serangkaian konflik yang diduga melibatkan Moskow.

"Tampaknya risiko perang di wilayah OSCE sekarang lebih besar daripada sebelumnya dalam 30 tahun terakhir," kata Rau dalam pidato yang menguraikan prioritas negaranya saat memegang jabatan ketua bergilir OSCE tahun ini.

"Selama beberapa minggu kami telah dihadapkan dengan prospek eskalasi militer besar di Eropa Timur," tambahnya. 

Baca Juga: Pembicaraan dengan AS Mandek, Putin Geser Helikopter Militer ke Perbatasan Ukraina

Polandia adalah salah satu anggota NATO yang paling hawkish dalam menghadapi apa yang dilihatnya sebagai ambisi revisionis Rusia di Eropa Timur.

"Kita harus fokus pada resolusi damai konflik di dalam dan sekitar Ukraina," tambah Rau.

Dia juga menyerukan penghormatan penuh terhadap kedaulatan, integritas teritorial, dan persatuan Ukraina di dalam perbatasannya yang diakui secara internasional.

Rusia telah mengerahkan lebih dari 100.000 tentara di dekat perbatasannya dengan Ukraina, yang telah memerangi separatis yang didukung Moskow di timurnya. Rusia mencaplok wilayah Krimea Ukraina pada tahun 2014.

Baca Juga: Peringatan Inggris: Jika Serang Ukraina, Barat Jatuhkan Sanksi Keuangan ke Rusia

Pembicaraan hari Kamis di Wina akan menjadi yang pertama minggu ini di mana Ukraina akan diwakili oleh duta besarnya. Pembicaraan tingkat menteri antara Rusia dan AS di Jenewa pada hari Selasa dan antara Rusia dan NATO di Brussels pada hari Rabu gagal menghasilkan kemajuan yang jelas.

Kremlin pada hari Kamis memberikan penilaian suram dari pembicaraan keamanan Rusia dengan Amerika Serikat dan NATO minggu ini, menggambarkan perundingan tersebut "tidak berhasil" dan mengatakan ada ketidaksepakatan tentang masalah mendasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Planner Development Program Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×