kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.920   50,00   0,28%
  • IDX 5.680   -141,04   -2,42%
  • KOMPAS100 733   -19,02   -2,53%
  • LQ45 559   -13,71   -2,39%
  • ISSI 197   -4,23   -2,10%
  • IDX30 318   -7,23   -2,22%
  • IDXHIDIV20 392   -8,58   -2,14%
  • IDX80 83   -2,13   -2,50%
  • IDXV30 106   -1,93   -1,78%
  • IDXQ30 103   -2,20   -2,10%

Mayoritas Mata Uang Asia Stabil Rabu (18/3), Ringgit Malaysia Pimpin Penguatan


Rabu, 18 Maret 2026 / 09:43 WIB
Mayoritas Mata Uang Asia Stabil Rabu (18/3), Ringgit Malaysia Pimpin Penguatan
ILUSTRASI. Ringgit Malaysia (REUTERS/Thomas White)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Mayoritas mata uang Asia bergerak stabil terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (18/3/2026), dengan ringgit Malaysia menjadi yang paling menguat.

Data perdagangan menunjukkan yen Jepang diperdagangkan di 158,980 per dolar, hampir tidak berubah dibandingkan posisi sebelumnya.

Baca Juga: Malaysia Jadi Negara Pertama yang Menyatakan Perjanjian Dagang AS “Batal Demi Hukum”!

Dolar Singapura melemah tipis ke 1,276, sementara won Korea Selatan naik 0,08% ke 1.487,20 per dolar.

Rupiah tercatat stabil di 16.975 per dolar, sedangkan rupee India juga tidak mengalami perubahan di level 92,370.

Sementara itu, ringgit Malaysia menguat 0,28% ke 3,909 per dolar, menjadi penguat terbesar di kawasan. Yuan China turun tipis 0,01% ke 6,885.

Jika dilihat sepanjang 2026, ringgit menjadi mata uang Asia yang mencatat penguatan paling signifikan, naik sekitar 3,76% dari posisi akhir 2025.

Baca Juga: Emas Stabil Rabu (18/3), Investor Waspadai Risiko Timur Tengah Jelang Keputusan Fed

Sebaliknya, won Korea Selatan turun 3,21%, rupiah melemah 1,80%, dan yen Jepang turun 1,47%.

Pergerakan mata uang yang relatif stabil ini terjadi di tengah ketidakpastian pasar akibat eskalasi konflik Timur Tengah dan menjelang keputusan kebijakan moneter dari sejumlah bank sentral global.




TERBARU

[X]
×