kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Negara bagian AS cetak rekor baru corona, pemerintah ngotot tak tutup ekonomi lagi


Jumat, 12 Juni 2020 / 19:43 WIB
Negara bagian AS cetak rekor baru corona, pemerintah ngotot tak tutup ekonomi lagi
ILUSTRASI. U.S. President Donald Trump holds a protective face mask with a presidential seal on it that he said he had been wearing earlier in his tour at the Ford Rawsonville Components Plant that is manufacturing ventilators, masks and other medical supplies durin


Sumber: Reuters | Editor: Lamgiat Siringoringo

Institute for Health Metrics and Evaluation, Kamis (11/6) memprediksi gelombang kedua kematian akibat virus korona diperkirakan akan dimulai di AS pada bulan September, Analisa ini mengutip lonjakan mobilitas sejak April. Model terbarunya memproyeksikan 170.000 kematian pada 1 Oktober, dengan kisaran yang mungkin antara 133.000 dan 290.000.

Berdasarkan data CSSE Johns Hopkins University hingga Jumat (12/6), hingga kini AS menjadi negara terbanyak warganya terkena virus corona 2.023.347. Sementara  total jumlah kasus positif corona di dunia saat ini mencapai 7.531.872 orang. Dari jumlah tersebut, 421.801 pasien Covid-19 telah meninggal dunia. Sementara total jumlah pasien yang sudah sembuh dari penyakit Covid-19 sebanyak 3.552.550 orang.




TERBARU

[X]
×