kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.997   -3,00   -0,02%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Negara bagian AS cetak rekor baru corona, pemerintah ngotot tak tutup ekonomi lagi


Jumat, 12 Juni 2020 / 19:43 WIB
ILUSTRASI. U.S. President Donald Trump holds a protective face mask with a presidential seal on it that he said he had been wearing earlier in his tour at the Ford Rawsonville Components Plant that is manufacturing ventilators, masks and other medical supplies durin


Sumber: Reuters | Editor: Lamgiat Siringoringo

Institute for Health Metrics and Evaluation, Kamis (11/6) memprediksi gelombang kedua kematian akibat virus korona diperkirakan akan dimulai di AS pada bulan September, Analisa ini mengutip lonjakan mobilitas sejak April. Model terbarunya memproyeksikan 170.000 kematian pada 1 Oktober, dengan kisaran yang mungkin antara 133.000 dan 290.000.

Berdasarkan data CSSE Johns Hopkins University hingga Jumat (12/6), hingga kini AS menjadi negara terbanyak warganya terkena virus corona 2.023.347. Sementara  total jumlah kasus positif corona di dunia saat ini mencapai 7.531.872 orang. Dari jumlah tersebut, 421.801 pasien Covid-19 telah meninggal dunia. Sementara total jumlah pasien yang sudah sembuh dari penyakit Covid-19 sebanyak 3.552.550 orang.




TERBARU

[X]
×