kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.080   20,00   0,11%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Negaranya Dilanda Krisis Ekonomi Parah, Presiden Sri Lanka Akhirnya Mengaku Bersalah


Selasa, 19 April 2022 / 13:28 WIB
ILUSTRASI. Presiden Srin Lanka Gotabaya Rajapaksa. REUTERS/Dinuka Liyanawatte.


Sumber: AP | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Kabinet baru yang ada saat ini dipilih menyusul protes selama berminggu-minggu atas kekurangan bahan bakar minyak dan makanan. Masyarakat juga menuntut Rajapaksa dan keluarganya mengundurkan diri dari pemerintahan.

Kemarahan publik sebagian besar ditujukan kepada Rajapaksa dan kakak laki-lakinya, Perdana Menteri Mahinda Rajapaksa. Kakak beradik ini memimpin dinasti politik yang telah berkuasa di Sri Lanka selama hampir dua dekade terakhir.

Ribuan pengunjuk rasa pada Senin menduduki pintu masuk kantor presiden. Ini merupakan hari ke-10 dari aksi yang sama. Sayangnya, aksi tersebut masih belum mampu melengserkan Rajapaksa dan sang kakak.

Namun, sejumlah kerabat Rajapaksa sebelum ini telah didepak dari kursi kabinet. Masyarakat menilai langkah tersebut tidak tulus dan hanya bertujuan untuk menenangkan pengunjuk rasa.

Pihak oposisi pun menolak tawaran Presiden Rajapaksa untuk membentuk pemerintahan persatuan dengan dirinya dan sang kakak tetap pada jabatannya.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×