Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Perusahaan makanan global Nestlé mengumumkan penarikan kembali (recall) sejumlah batch produk susu formula bayi dan lanjutan merek SMA karena potensi keberadaan toksin berbahaya yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan.
Dalam pernyataannya pada Selasa (6/1/2026), Nestlé menyebut penarikan dilakukan sebagai langkah pencegahan menyusul kemungkinan adanya cereulide, toksin yang dapat memicu mual, muntah, dan kram perut jika dikonsumsi.
Baca Juga: Emas Dunia Naik 0,5% ke US$4.470 Selasa (6/1): Dampak The Fed & Geopolitik Venezuela
Nestlé bersama Food Standards Agency (FSA) Inggris telah merilis daftar nomor batch produk yang tidak boleh dikonsumsi.
FSA memperingatkan bahwa cereulide bersifat sangat tahan panas, sehingga tidak dapat dinonaktifkan melalui proses pemasakan, penggunaan air mendidih, maupun saat penyeduhan susu formula bayi.
“Cereulide memiliki stabilitas panas yang sangat tinggi, sehingga kecil kemungkinan dapat dihancurkan melalui proses memasak atau penyeduhan. Jika dikonsumsi, toksin ini dapat menyebabkan gejala yang muncul dengan cepat,” kata FSA dalam pernyataan resminya.
Nestlé menegaskan hingga saat ini belum ada laporan kasus penyakit yang terkonfirmasi terkait produk tersebut.
Baca Juga: Nvidia Umumkan Chip Generasi Terbaru, Kinerja AI Melonjak hingga Lima Kali Lipat
Perusahaan juga menyediakan nomor layanan konsumen (careline) di Inggris dan Irlandia bagi pelanggan yang terdampak untuk memperoleh pengembalian dana.
“Sebagai langkah kehati-hatian maksimal, Nestlé memutuskan melakukan penarikan produk secara sukarela sesuai dengan protokol ketat kualitas dan keamanan produk kami,” ujar Nestlé.












