kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45889,80   -6,05   -0.68%
  • EMAS1.327.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Netanyahu: Kami Telah Berhasil Menghancurkan Dua Pertiga Resimen Hamas


Jumat, 19 Januari 2024 / 08:45 WIB
Netanyahu: Kami Telah Berhasil Menghancurkan Dua Pertiga Resimen Hamas


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengklaim militernya telah berhasil memusnahkan dua pertiga resimen Hamas sejak operasi militernya dimulai bulan Oktober 2023. 

Meskipun demikian, Netanyahu bersumpah untuk terus melanjutkan perang sampai kemenangan penuh atau kehancuran total Hamas tercapai.

"Ada dua tahap dalam pertempuran. Yang pertama adalah menghancurkan resimen Hamas, yaitu kerangka tempur terorganisir mereka," kata Netanyahu dalam konferensi pers hari Kamis (18/1), dikutip Reuters.

Netanyahu menambahkan, saat ini Israel telah berhasil memusnahkan enam belas atau tujuh belas dari dua puluh empat resimen hamas. Setelah semuanya lenyap, Israel akan masuk ke tahap berikutnya untuk menghabisi semua militan.

Baca Juga: Gedung Putih Mendesak Israel untuk Mengurangi Serangan di Gaza

"Sampai saat ini enam belas atau tujuh belas dari dua puluh empat telah hancur. Setelah itu ada (tahapan) pembersihan wilayah (dari militan). Tindakan pertama biasanya lebih singkat, tindakan kedua biasanya lebih lama," lanjut Netanyahu.

Sambil mengangkat foto prajurit Israel yang tewas di medan perang, Netanyahu berjanji pertempuran akan terus berlanjut sampai Hamas dikalahkan dan para sandera berhasil dipulangkan.

"Pasukan kita tidak akan mati sia-sia. Kemenangan akan memakan waktu berbulan-bulan lagi tetapi kami bertekad untuk mencapainya," pungkasnya.

Pada bulan Desember 2023, Netanyahu mengatakan akhir dari Hamas semakin dekat. Netanyahu juga meminta Hamas untuk menyerah sekarang juga.

Baca Juga: 100 Hari Perang di Jalur Gaza

"Perang memang masih berlangsung tetapi memasuki awal dari berakhirnya Hamas. Saya katakan kepada teroris Hamas: Ini sudah berakhir. Jangan mati demi (Yahya) Sinwar. Menyerahlah sekarang," kata Netanyahu, dikutip Arab News.

Yahya Sinwar adalah politisi Palestina yang juga menjadi pemimpin gerakan Hamas sejak Februari 2017. Sinwar menggantikan Ismail Haniyeh dan hingga saat ini memimpin Hamas di Jalur Gaza.

Hingga hari Kamis, serangan Israel ke Gaza telah menewaskan setidaknya 24.620 orang dan melukai 61.830 orang. 

Di saat yang sama, terjadi pemadaman listrik yang diakibatkan oleh kombinasi serangan langsung terhadap infrastruktur telekomunikasi sipil, pembatasan akses terhadap listrik dan gangguan teknis terhadap layanan telekomunikasi.




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×