kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Nintendo ingin kembangkan model bisnis baru


Minggu, 19 Januari 2014 / 21:47 WIB
ILUSTRASI. Satgas Waspada Investasi menemukan 71 pinjaman online (pinjol) ilegal. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/foc.


Sumber: Bloomberg | Editor: Sandy Baskoro

OSAKA. Produsen gim konsol Nintendo Co. mempertimbangkan untuk mengembangkan model bisnis baru. Hal ini dilakukan setelah korporasi asal Jepang itu memproyeksikan kerugian bersih tahunan ¥ 25 miliar atau US$ 240 juta.

"Kami berpikir tentang struktur bisnis baru," kata Presiden Nintendo Satoru Iwata, Sabtu (18/1). Mengingat perangkat pintar terus meluas, kata dia, Nintendo akan mempelajari kemungkinan menumbuhkan bisnis game-player agar dapat digunakan pada perangkat pintar.

Pada pekan lalu, harga saham Nintendo anjlok paling dalam selama 12 tahun terakhir. Sebelumnya, Nintendo memproyeksikan laba bersih ¥ 55 miliar untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2014.

Belakangan, Nintendo menurunkan proyeksinya menjadi merugi ¥ 25 miliar. Produk Nintendo kehilangan daya tariknya lantaran serbuan gim online. Di sisi lain, para penggemar gim konsol lebih memilih PlayStation 4 besutan Sony dan Xbox One milik Microsoft.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×