kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45903,46   -4,42   -0.49%
  • EMAS953.000 -0,83%
  • RD.SAHAM -0.22%
  • RD.CAMPURAN -0.08%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

Nvidia bakal beli ARM dari SoftBank senilai US$ 40 miliar


Minggu, 13 September 2020 / 17:40 WIB
Nvidia bakal beli ARM dari SoftBank senilai US$ 40 miliar
ILUSTRASI. Nvidia. REUTERS/Tyrone Siu/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD

Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Perusahaan raksasa teknologi dan produsen chip, Nvidia dikabarkan sedang dalam proses untuk merampungkan akuisisi perancang chip ARM dari SoftBank. Mengutip artikel yang dimuat Reuters, Minggu (13/9) nilai transaksi ini bakal menembus US$ 40 miliar atau sekitar Rp 596 triliun (kurs Rp 14.900 per dolar AS). Nvidia sejatinya memang sudah berkolaborasi dengan ARM, dalam urusan lisensi teknologi. 

Kesepakatan ini menurut sumber Reuters, akan berbentuk tunai dan saham. Dengan pengumuman resmi akan diumumkan paling cepat pekan depan. ARM sendiri merupakan pemasok teknologi chip hampir untuk seluruh perangkat seluler seperti ponsel dan tablet, tetapi kini perusahaan ini juga berkembang untuk membuat prosesor untuk mobil, layanan pusat data, dan perangkat lainnya. 

Perusahaan yang berasal dari Inggris ini sejatinya tidak membuat chip. Sebaliknya, ATM melisensikan teknologinya agar seluruh pihak dapat membuat chip dengannya. Tahun lalu, Nvidia juga mengatakan chip buatannya akan bisa terkoneksi dengan prosesor dari ARM untuk pembuatan superkomputer. Hal ini memperdalam ekspansinya yang digunakan untuk membuat komputer super pintar untuk memprediksi perubahan iklim hingga membuat senjata nuklir.

Baca Juga: Nvidia hampir sepakat membeli perancang chip Arm seharga lebih dari US$ 40 miliar

SoftBank telah mengakuisisi ARM sebesar US$ 32 miliar pada tahun 2016, menjadi salah satu nilai pembelian terbesar perusahaan konglomerat tersebut. Sebagian untuk memperluas teknologi yang berkaitan dengan internet, seperti menghubungkan gawai ke untuk mengendalikan lemari es melalui internet. 

Bila hal ini terwujud, beberapa pengamat menilai hal ini akan menandai kemenangan besar bagi perusahaan asal Jepang tersebut untuk memulai pertumbuhan bisnis. Sayangnya, pihak Nvdia, SoftBank maupun ARM belum memberikan komentar mengenai kesepakatan tersebut. 

Sekadar informasi saja, Nvdia memang tengah gencar memasarkan produk baru andalannya. Baru-baru ini Nvidia telah meluncurkan RTX 3090, RTX 3080, dan RTX 3070 dengan harga sekitar US$ 1.499 atau sekitar Rp 22,4 juta per unit. Teknologi ini bisa dipakai untuk memainkan gim pada resolusi 8K dalam 60 fps.

Selanjutnya: Banting setir? AMD kini jual sepeda gunung kustom dengan harga murah

 




TERBARU
Managing Procurement Economies of Scale Batch 5 MENAGIH UTANG ITU MUDAH

[X]
×