kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Obama: Waspadalah Wall Street, ada potensi default


Kamis, 03 Oktober 2013 / 11:37 WIB
ILUSTRASI. Drakor Juvenile Justice dibintangi Kim Hye Soo adalah drama Korea yang dipenuhi karakter yang mengalami gangguan psikopat.


Reporter: Dyah Megasari

WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama memperingatkan bahwa Wall Street harus khawatir pada dampak shutdown.

Menurut Obama, Partai Republik yang duduk di parlemen bisa membuat Amerika mengalami gagal bayar (default) atas utang-utang yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat.

Rabu (2/10) kemarin, Obama bertemu dengan sejumlah pemimpin lembaga finansial besar di Wall Street, seperti JPMorgan Chase, Goldman Sachs, dan Bank of America, untuk mendiskusikan pagu utang dan isu ekonomi lainnya.

Setelah pertemuan itu, Obama mengatakan kepada CNBC "Ini penting bagi mereka untuk menyadari bahwa [kebuntuan di kongres] akan memiliki dampak besar pada perekonomian kita dan keuntungan mereka,".

"Saya tidak bersedia melakukan negosiasi dengan "sayap ekstrimis dari satu partai" walau batas waktu 17 Oktober sudah dekat," tandas Obama.

17 Oktober ini, pemerintah AS akan kehabisan uang untuk membayar sejumlah tagihan. Kecuali jika pagu utang dinaikkan, dan hal itu hanya bisa atas persetujuan Partai Republik.

Masalahnya, ada kebuntuan antara dua partai di AS ini. Partai Republik yang menguasai parlemen menuntut Obama Care -yang merupakan jaminan kesehatan masyarakat yang digagas Obama dan sudah disahkan 2010 oleh Partai Demokrat- ditunda atau malah dibatalkan.

Jika dituruti, sebagai imbalannya, Partai Republik akan menyetujui anggaran operasional pemerintahan dan pagu utang bisa dinaikkan.

Pasar saham di negara-negara lain tengah secara saksama memonitor krisis anggaran di Amerika.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×