kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Obama: Waspadalah Wall Street, ada potensi default


Kamis, 03 Oktober 2013 / 11:37 WIB
Obama: Waspadalah Wall Street, ada potensi default
ILUSTRASI. Drakor Juvenile Justice dibintangi Kim Hye Soo adalah drama Korea yang dipenuhi karakter yang mengalami gangguan psikopat.


Reporter: Dyah Megasari |

WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama memperingatkan bahwa Wall Street harus khawatir pada dampak shutdown.

Menurut Obama, Partai Republik yang duduk di parlemen bisa membuat Amerika mengalami gagal bayar (default) atas utang-utang yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat.

Rabu (2/10) kemarin, Obama bertemu dengan sejumlah pemimpin lembaga finansial besar di Wall Street, seperti JPMorgan Chase, Goldman Sachs, dan Bank of America, untuk mendiskusikan pagu utang dan isu ekonomi lainnya.

Setelah pertemuan itu, Obama mengatakan kepada CNBC "Ini penting bagi mereka untuk menyadari bahwa [kebuntuan di kongres] akan memiliki dampak besar pada perekonomian kita dan keuntungan mereka,".

"Saya tidak bersedia melakukan negosiasi dengan "sayap ekstrimis dari satu partai" walau batas waktu 17 Oktober sudah dekat," tandas Obama.

17 Oktober ini, pemerintah AS akan kehabisan uang untuk membayar sejumlah tagihan. Kecuali jika pagu utang dinaikkan, dan hal itu hanya bisa atas persetujuan Partai Republik.

Masalahnya, ada kebuntuan antara dua partai di AS ini. Partai Republik yang menguasai parlemen menuntut Obama Care -yang merupakan jaminan kesehatan masyarakat yang digagas Obama dan sudah disahkan 2010 oleh Partai Demokrat- ditunda atau malah dibatalkan.

Jika dituruti, sebagai imbalannya, Partai Republik akan menyetujui anggaran operasional pemerintahan dan pagu utang bisa dinaikkan.

Pasar saham di negara-negara lain tengah secara saksama memonitor krisis anggaran di Amerika.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×