kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.519   19,00   0,11%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Obama: Fed tetap fokus bekerja


Kamis, 03 Oktober 2013 / 06:45 WIB
ILUSTRASI. Pendiri Ethereum mengatakan, investor kripto perlu lebih menyadari apa yang mendukung kepemilikan mereka. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration.


Sumber: Reuters | Editor: Asnil Amri

WASHINGTON. Presiden Barack Obama memastikan jabatan Chairman The Federal Reserve (The Fed) tetap diemban oleh Ben Bernanke sampai bulan Januari mendatang. Obama mengaku akan mengumumkan pengganti Bernanke saat-saat terakhir jabatan Bernanke.

Pria yang pernah tinggal di Indonesia itu ingin memastikan The Fed tetap bekerja untuk mengendalikan inflasi serta mengurangi tingkat pengangguran. "Dia (Bernanke) memastikan inflasi terkendali," kata Obama dalam sebuah wawancara di CNBC, Rabu (2/10).

Selain itu, Obama menyatakan, Bernanke juga harus tetap fokus soal kondisi pengangguran di AS yang masih terlalu tinggi. Komentar Obama terhadap The Fed itu untuk memastikan operasional The Fed tetap berlangsung walaupun kemandekan anggaran terjadi saat status shutdown diberlakukan untuk sebagian aktivitas pemerintahan.

"Saat ini Ben Bernanke bekerja, dan dia melakukan pekerjaannya dengan baik ," terang Obama.  Selain memastikan kinerja bank sentral AS, dari Obama juga menegaskan, kinerja dari pengadilan di AS. "Ini adalah janji yang penting bagi saya, Mahkamah Agung juga beroperasi dan shutdown tidak memperlambat pemeriksaan di pengadilan,” katanya.

Mengenai dari pengganti Bernanke, yang akan memasuki usia pensiun, Gedung Putih dikabarkan akan menjagokan Wakil Ketua The Fed, yakni Janet Yellen.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×