Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri
PANAMA. Adanya kesepakatan Amerika Serikat untuk menghindari default dan menaikkan palfon utang beberapa hari lalu menuai kritikan dari Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).
Sekjen OECD Jose Angel Gurria menyatakan, kesepakatan mencegah default dari Amerika Serikat (AS) tersebut belum menawarkan solusi utang jangka panjang dari AS.
Sebagaimana diketahui, senat AS telah sepakat untuk menekan kebijakan anggaran dan menaikkan plafon utang AS, hanya sampai dengan 7 Februari. Kebijakan itu menurut Gurria, hanya akan menunda masalah utang AS sampai tahun depan.
"Kita semua akan menghadapi masa sulit bulan Januari dan Februari," jelas Gurria, kepada wartawan di Panama City, Jumat (18/10). Ia menjelaskan, kebijakan plafon utang AS tersebut hanya mampu mengamankan kebijakan utang AS beberapa bulan saja.
"Kebijakan AS itu benar-benar tidak ada solusi . Itu bukan keputusan yang menyelesaikan masalah, " kata Gurria, yang merupakan mantan Menteri Keuangan Meksiko itu.
Sementara itu, Frank de Lima , Menteri Keuangan Panama, sepakat dengan Gurria. Ia menilai, Kongres AS hanya berhasil menunda masalah daripada menyelesaikan masalah.













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)